klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ini Penyebab Lansia Sebatang Kara di Bojonegoro Ditemukan Meninggal Bersama Anjingnya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Seorang lanjut usia (Lansia) yang hidup sebatang kara Djoewita (78) warga Kelurahan Karangpacar, Kecamatan/Kota ditemukan meninggal dunia di kamarnya, Rabu (24/4/2024) siang dan juga anjingnya.

Kapolsek Kota Bojonegoro, Kompol Mukodam mengungkapkan, nenek tersebut ditemukan meninggal oleh tetangganya Fredi Mohan yang kerap memberi makanan dan minuman kepada Djoewita. Namun, saat hendak memberi makanan dan minuman, pada pukul 08.00 WIB tadi pagi hanya terdengar gonggongan anjing peliharaan Djoewita saja.

“Frendi Mohan melihat lampu teras rumah korban masih menyala dan pintu-pintu pagar rumah korban masih terkunci semua,” ungkap Kompol Mukodam. Kamis (25/4/2024).

Tak berfikir panjang, Fredi Mohan kemudian meninggalkan rumah korban, dan berfikir korban mungkin sedang keluar rumah. Kemudian, saat siang hari Fredi Mohan kembali ke rumah Djoewita untuk memberi makan siang, tetapi hanya anjingnya juga yang menjawab.

Akhirnya, Fredi Mohan yang khawatir akan keadaan Djoewita, mencoba menghubungi kerabat korban untuk memastikan keberadaan korban, ternyata kerabatnya tak menjumpai Djoewita sejak pagi hari. Dan selanjutnya, Fredi Mohan melapor ke Ketua RT setempat untuk mengecek Djoewita.

 “Fredi Mohan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Ketua RT 17, dan langsung diteruskan ke Kepala Kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa,” jelasnya.

Selanjutnya, para petugas mendatangi rumah Djoewita, dimana saat itu gerbang rumah masih dalam keadaan terkunci. Hingga akhirnya, petugas memutuskan untuk membuka paksa pagar korban, dan masuk ke halaman rumahnya.

Hal serupa kembali terjadi, saat berhasil memasuki halaman rumah korban, petugas tak mendengar jawaban dari Djoewita yang telah dipanggil beberapa kali. Petugas melihat Djoewita dari celah jendela rumahnya, disitu terlihat Djoewita sudah dalam keadaan meninggal dengan kondisi telungkup di lantai.

“Setelah mengetahui hal tersebut kemudian Petugas menghubungi Tim Damkar untuk mengevakuasi anjing milik korban yang saat itu masih menjaga jenazah korban yang ada didalam rumah tersebut,” terang Polisi berpangkat Melati satu emas di pundaknya itu.

Kompol Mukodam memaparkan, hasil dari visum yang dilakukan petugas di lapangan, korban diduga mengalami sakit lambung. Selain itu, korban diperkirakan telah meninggal 6 jam hingga akhirnya ditemukan itu.

Sebelumnya diberitahukan, Djoewita (78) memiliki seekor anjing yang setia menemani hingga saat juragannya meninggal, anjing tersebut menemani dan menjaga juragannya itu.

Hingga petugas datang, anjing tersebut tidak membiarkan jasad juragannya untuk di evakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

Dari keterangan Ratno salah satu tetangganya mengatakan, Djoewita memang hidup sendirian bersama anjingnya, dan anjing itu dia rawat sejak kecil hingga besar. Saat itu, ada tetangga yang biasanya memberi makan anjing milik juwita, namun rumahnya sepi dan mengetahui sudah dalam keadaan meninggal dan dijaga anjingnya.

"Yang tau itu tetangganya yang biasanya memberi makan anjing dan langsung melaporkan kejadian kepada kelurahan,"katanya kepada klikjatim.com

Editor :