klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Begini Penjelasan Bulog Terkait Mahalnya Beras di Gresik Meski Telah Diguyur Beras SPHP Ribuan Ton

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Beras SPHP (Dok/Tangerangkota.go.id)
Beras SPHP (Dok/Tangerangkota.go.id)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Perum Bulog telah mengguyurkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) di Kabupaten Gresik melalui Subdivre Surabaya Utara sebanyak 1.630 ton.

Namun harga beras umum (di luar beras Bulog) di Kabupaten Gresik baik medium dan premium masih mahal, alias di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Bulog Subdivre Surabaya Utara Sugeng Hardono menjelaskan, fenomena tersebut disebabkan bahan (Gabah) yang didapatkan produsen beras sudah tinggi.

"Sehingga konversi harganya (Juga) sudah di atas harga HET juga," terang Sugeng.

Perlu diketahui, dari informasi yang dihimpun, harga Gabah Kering Panen (GPK) di Jawa Timur kini mencapai Rp8.000 per kilogram. Padahal biasanya kisaran Rp5.000 per kilogram.

Dijelaskan, salah satu tujuan beras SPHP digelontorkan adalah untuk menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga, dengan adanya pilihan beras medium dari Bulog, targetnya stabilitas harga terjaga.

"Disamping pastinya, program lain yang saat ini juga jalan melalui bantuan pangan (oleh pemerintah)," imbuh Sugeng.

Baca juga: Digelontor 1.630 Ton Beras SPHP, Harga Beras di Gresik Masih Mahal
Sementara itu, Kabid Perindustrian Diskoperindag Pemkab Gresik Yoedi Setiyono menjabarkan, saat ini harga gabah kering di tingkat petani memang sudah mahal. Karena musim panen yang mundur alias tertunda sehingga ketersediaan gabah kering sedikit. Tertundanya musim tanam dan panen disebabkan musim kemarau tahun lalu lebih panjang imbas elnino.

"Diperkirakan bulan Maret atau akhir bulan februari mulai panen, sehingga harga bisa turun," papar Yoedi.

Dari data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok di Jatim, beras premium di Gresik mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kilogram. Sementara beras medium di kisaran Rp12.000 hingga Rp15.000.

Nah, untuk mengurangi beban masyarakat, Bulog melalui Subdivre Surabaya Utara menyalurkan beras SPHP dengan HET Rp10.900 per kilogram ke Kabupaten Gresik, sejak Januari 2024 hingga 20 Februari sebanyak 1.630 ton.

Jika dikonversikan menjadi satuan kilogram, maka beras SPHP yang telah disalurkan Bulog ke Kabupaten Gresik mencapai 1.630.000 kilogram. (qom)

Editor :