klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Rumah Kos Tarif Per Jam di Jombang Digrebek Warga

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Sejumlah pasangan saat digerebek warga di salah satu perumahan di Desa Jogoloyo, Jombang Jawa Timur (Diana/Klikjatim.com)
Sejumlah pasangan saat digerebek warga di salah satu perumahan di Desa Jogoloyo, Jombang Jawa Timur (Diana/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jombang - Warga Desa Jogoloyo Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang resah dengan adanya rumah kos bertarif per jam karena diduga mejadi jujukan pasangan bukan suami istri menginap.

Akhirnya, dengan dipimpin sang kepala desa, warga beserta petugas Bhabinkantibmas dan Babinsa menggerebek rumah tersebut pada Senin, 16 Januari 2024. Dari penggerebekan tersebut warga mengamankan sejumlah pasangan yang diduga kumpul kebo, bahkan ditemukan pasangan yang masih memakai seragam sekolah.

Kepala Desa setempat, Muhammad Toyib mengungkapkan keresahannya yang kerap kali warganya melaporkan sejumlah orang asing keluar masuk 5 rumah dengan status sewa/kos.

"Menurut informasi ada 5 rumah," ungkap Toyib saat diwawancarai usai melakukan penggrebekan bersama warga setempat.

Baca juga: Jualan Sabu di Jombang, Pria Ini Ngaku Disuruh Temannya yang Ada di Penjara
Toyib mengatakan jika penyedia rumah kos bertarif ini kerap kali berpromosi melalui media sosial facebook, yang diketahui sudah berjalan sebulan ini.

"Menurut informasinya dan di cek dari buku tamu tarifnya Rp30 ribu per jam," katanya.

Setidaknya 5 pasangan yang berhasil diamankan warga, termasuk pasangan anak sekolah. Namun beberapa lainnya berhasil kabur ketika mengetahui penggerebekan warga.

"Ada 5 pasangan, 1 pasangan masih anak sekolah. 4 pasangan dibawa ke Polres," ujarnya.

Pihaknya mengaku usai melakukan penggerebekan bersama warga, menemukan sejumlah barang-barang milik pasangan di dalam kamar-kamar rumah kos itu.

"Ada kondom, tisu, celana dalam, buku tamu tarif, juga ada 9 sepeda motor milik pasangan-pasangan itu. Ada yang kabur karena keterbatasan orang kita tadi," imbuhnya.

Salah satu warga yang berhasil digerebek warga setempat, RF berdomisili di Kabupaten Jombang sebagai tamu mengaku sudah menggunakan lokasi rumah kos bertarif ini sudah dua kali, ia mendapat informasi dari media sosial facebook.

"Tahu ada kos per jam Rp 30 ribu dari facebook, tapi sekarang sudah dihapus. Sudah dua kali disini," katanya.(qom)

Editor :