klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ngeri, Petani Jagung Di Bojonegoro Melihat Harimau Jalan-jalan di Lahannya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Tim damkar Bojonegoro saat menyisir lokasi kejadian harimau di lahan jagung di Desa Dukuhlor, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro (Ist)
Tim damkar Bojonegoro saat menyisir lokasi kejadian harimau di lahan jagung di Desa Dukuhlor, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro (Ist)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Salah satu warga Desa Dukuhlor, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro diduga melihat harimau berjalan jalan di lahan sawah miliknya. Warga tersebut Jumali (45), melihat harimau di lahan jagung yang saat itu sedang menabur pupuk pada pukul 11.00 WIB, Selasa (10/10/2023) kemarin.

Melihat kondisi itu lantas membuat Jumali kemudian memberitahukan hal itu kepada enam orang tetangganya, dan langsung melakukan penyisiran sekitar pukul 12.00 WIB.

Namun dari hasil pencarian tidak ditemukan apapun. Kabar tentang apa yang dialami Jumali pun dengan cepat tersebar di media sosial.

Mendengar informasi tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, langsung melakukan verifikasi informasi kejadian.

Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Gunawan langsung merespon kabar adanya kemunculan harimau dengan menerjunkan sejumlah personel untuk memeriksa kebenaran informasi yang beredar itu.

“Tim Damkarmat langsung menuju rumah Jumali untuk menggali informasi sekitar jam 18.23 WIB,” ucapnya.

Usai mengumpulkan keterangan, petugas Damkarmat dibantu oleh Satpol PP dan warga setempat berusaha mencari keberadaan Harimau yang dimaksud.

“Dari hasil penyisiran yang selesai pukul 20.20 WIB tidak ditemukan tanda-tanda bekas kemunculan harimau, seperti pijakan kaki karena kondisi tanah yang kering,” lanjut Gunawan.

Meski belum membuahkan hasil, petugas tetap siaga sambil menunggu kabar dari warga jika sewaktu-waktu ada perkembangan tentang harimau yang sebelumnya dikabarkan muncul di persawahan.

Harimau tersebut diduga kuat turun dari gunung untuk mencari makan dan minum. “Kami tetap mode siaga bila ada kabar terbaru dari warga setempat, mungkin harimaunya turun gunung untuk nyari makan” pungkasnya. (qom)

Editor :