KLIKJATIM.Com I Situbondo - Dua dari lima pasien positif terinfeksi virus corona atau covid-19 di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menolak diisolasi di rumah sakit. Sejumlah pihak telah membujuk keduanya, namun gagal.
“Satgas Penanggulangan covid-19 Situbondo kesulitan untuk mengisolasi kedua warga ini keluarganya bersikukuh bahwa yang bersangkutan negatif covid-19,” kata Bupati Situbondo Dadang Wigiarto.
[irp]Sebelumnya, kedua pasien ini sempat menjalani isolasi di RSUD dr Soebandi Jember.
Selanjutnya mereka dipulangkan karena hasil laboratorium di Surabaya dinyatakan negatif. Tak disangka, ada protap baru dan semua harus terverifikasi dari pusat, ternyata hasilnya berbeda dan dinyatakan positif.[irp]
"Kita terus mencari jalan komprominya adalah mengisolasi secara pribadi. Kalau dipandang mengisolasi secara pribadi dilakukan secara pengetatan dengan lingkungan yang membantu,” kata Dadang Wigiarto.
Dadang menambahkan, mereka kini menjalani isolasi mandiri di rumah yang bersangkutan di Kecamatan Panarukan dan Kecamatan Besuki.
Isolasi dilakukan dengan pengawasan ketat petugas kesehatan dan camat setempat serta warga yang ada di sekitarnya.
[irp]
Satgas penanggulangan covid-19 Situbondo juga terus melacak orang yang sempat melakukan kontak terhadap dua pasien yang dinyatakan positif covid-19 tersebut. Data Satgas covid-19 Situbondo mencatat, hingga Senin (30/03) ada 125 warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP).
Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP sebanyak dua orang, serta lima orang terkonfirmasi positif terinfeksi covid-19. (red/rtn)
Views 515
Editor : Redaksi