klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

50 Anggota DPRD Gresik Patungan Beli APD

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Penyerahan APD oleh Anggota DPRD Gresik melalui Kadinkes di Kantor DPRD setempat. (Koinul Mistono/klikjatim.com)
Penyerahan APD oleh Anggota DPRD Gresik melalui Kadinkes di Kantor DPRD setempat. (Koinul Mistono/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Stok alat pelindung diri (APD) coronavirus disease 2019 (covid-19) di beberapa rumah sakit rujukan se Kabupaten Gresik mengalami keterbatasan. Hal ini pun mendapat perhatian tersendiri oleh kalangan dewan untuk membelikannya.

Total sebanyak 50 anggota DPRD Gresik pun rela patungan. Mereka membeli 50 set APD cover all, dan puluhan ribu masker.

"Untuk APD (cover all, red) ini kami fokuskan di 10 Puskesmas dulu. Karena puskesmas merupakan garda terdepan dalam menangani pasien, ketika ada keluhan dari masyarakat di tingkat bawah," jelas Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani saat menyerahkan APD secara simbolis melalui Kepala Dinas (Kadinkes) Kesehatan Gresik, drg Saifudin Ghozali dengan didampingi anggota dewan lainnya di gedung DPRD Gresik, Rabu (1/4/2020).

Kualitas baju atau APD yang dibelinya juga bagus. Sehingga tenaga medis dapat memakainya beberapa kali dan tidak perlu khawatir.

[irp]

Untuk masker, lanjutnya, para wakil rakyat ini memproduksi sendiri. Yaitu dengan memberdayakan pengrajin kopiah di Gresik.

"Alasan kami bekerjasama dengan pengrajin kopiah sebagai bentuk keprihatinan terkait situasi saat ini, maka mereka kita berdayakan agar membuatkan masker," paparnya.

Total masker yang akan diproduksi mencapai 100 ribu. Namun kesiapan barang saat ini masih 30 ribu.

"Masker ini juga kami fokuskan dulu untuk tenaga medis. Jika kebutuhan sudah terpenuhi, tidak menutup kemungkinan juga akan dibagikan kepada masyarakat Gresik," tambahnya.

Sementara itu, Kadinkes Gresik, drg Ghozali pun mengakui bahwa kondisi APD di beberapa rumah sakit rujukan memang masih terbatas. Tetapi pihaknya terus berupaya agar bisa mendapatkan suplai APD, salah satunya berkoordinasi dengan Dinkes Jatim.

[irp]

"Dan, hari ini sebenarnya kami juga ada pendistribusian APD ke puskesmas-puskesmas," tuturnya.

Antara lain ada sepatu boot, masker, hand sanitizer dan beberapa yang lain. "Terima kasih atas partisipasinya dari para anggota dewan yang ikut membantu terkait ketersediaan APD ini, karena memang masalah ini harus kita selesaikan bersama-sama," pungkasnya.

Perlu diketahui, keterbatasan APD ini salah satunya di RSUD Ibnu Sina. Kendati demikian, tapi sampai beberapa hari ke depan masih aman. (nul/rtn)

Editor :