klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

H-1 Idul Adha, Pasar Hewan Terpadu Tulungagung Masih Sepi Pedagang

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Beroperasinya kembali  Pasar Hewan Terpadu (PHT) di Kabupaten Tulungagung,diharapkan mampu memudahkan proses jual beli hewan di kabupaten Tulungagung.

Namun ternyata setelah dua minggu berlalu, pembukaan kembali PHT tidak mampu menarik  minat pedangan sapi dan kambing untuk kembali berjualan di lokasi itu.

Kepala Unit Pelayanan Teknis PHT Kabupaten Tulungagung, Harmanto mengatakan, setelah dua pekan berlalu, jumlah pedagang yang menggelar dagangannya di PHT hanya sekitar 3% saja dari kapasitas 800 ekor sapi dan 300 ekor kambing.

"Sudah dua kali pasaran dibuka, yang datang paling 3 sampai 4% saja,masih sepi," ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (09/07/2022).

Harmanto mengakui, sebagian besar pedagang masih takut membawa hewannya ke pasar karena takut tertular dengan hewan dari wilayah lain di tengah merebaknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tulungagung.

"Alasanya masih sama, mereka takut hewannya berinteraksi dengan hewan yang kena PMK," lanjutnya.

Sepinya pasar membuat pembeli hewan kesulitan mendapatkan hewan yang berkualitas dan menyebabkan kenaikan harga sapi dan kambing di pasar tersebut.

Hal ini disampaikan oleh salah satu pembeli kambing asal Tulungagung, Rahmanto.

Dirinya menyebut, jumlah hewan yang terbatas membuat harga hewan seperti kambing dan sapi melonjak, apalagi pelaksanaan Idul Adha sudah di depan mata.

"Barangnya jelek jelek mas, pilihannya sedikit,harganya malah semakin mahal," keluhnya.

Dengan kondisi ini, Rahmanto memilih untuk mencari kambing ke kandang milik pedagang langsung.

"Saya pilih belinya ke kandang langsung saja, kalaupun beli juga pas mepet idul adha,karena kalau ndak gitu nanti resiko memberi makannya di rumah kan repot juga," pungkasnya. (yud)

Editor :