KLIKJATIM.Com | Surabaya - Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak tengah mengupayakan solusi bagi peternak sapi yang menolak hewan ternaknya divaksin. Sementara ini, konsekuensi bagi peternak sapi yang menolak vaksin adalah membatasi mobilitas hewan ternak menggunakan terminologi lockdown.
“Kita mendengar ada peternak sapi perah menolak vaksin untuk hewan ternaknya. Setelah kami cek ternyata ada di Kecamatan Lekok, Pasuruan. Kalau tidak mau divaksin maka mobilitas hewan ternak akan dibatasi. Sebab kita ingin memastikan secara keseluruhan, kondisi penyebaran bisa kita kurangi,” kata Emil, Selasa (5/7/2022).
Emil menilai, ketakutan peternak yang belum mau melakukan vaksin kepada hewan ternaknya tidak dapat dijadikan alasan kuat. Sebab, hal itu sangat membahayakan peternak-peternak sapi lainnya.
Maka, kata Emil, konsekuensinya, kalau tidak divaksin, maka membatasi ruang gerak menjadi salah satu konsekuensi yang sangat logis. “Saya ingin memakai bahasa konsekuensi. Konsekuensi dari tidak mau divaksin adalah membatasi mobilitas karena ke depan akan menjadi resiko. Memang sapi perah jarang bergerak, tapi anaknya biasanya bergerak,” tuturnya.
Meski demikian, Emil mengaku akan mematangkan kembali konsekuensi bagi peternak yang menolak hewan ternaknya divaksin. Selanjutnya, akan dilakukan metode komunikasi. Mungkin ada informasi yang belum mereka dapat akan diberi kesempatan.
“Makanya kami sudah meminta disegerakan kebijakan apa yang harus dilakukan apabila peternak tidak ingin hewannya divaksin. Sebab, vaksin yang diberikan bukan sembarang vaksin karena sudah mendapat persetujuan dari para pakar dan kementerian,” jelasnya.
Beberapa hari terakhir, angka penyebaran atau penularan menunjukkan trend positif yang mana sebelumnya angka mencapai 6 ribu per hari, kini berada di kisaran 2 ribu.
Artinya, ada perlambatan penyebaran yang dapat dikaitkan dengan peningkatan upaya prevenif untuk mobilitas dari hewan ternak hidup maupun potensi petugas ternak yang mengunjungi kandang per kandang. “Ini yang biasa disebut by security baik itu pemakaian pakaian pelindung maupun disinfektan,” ujarnya.
Bahkan, sebelum idul adha, target vaksinasi bagi sapi perah di Jatim sudah dituntaskan. Untuk mencapai target tersebut, Emil optimis karena sejauh ini sudah tervaksin sebanyak 180 sapi atau sekitar 51 persen dari target 364 ribu vaksin.
Artinya sudah ada 180 ribu lebih sapi yang divaksin. Untuk mengejar sisanya, Jatim memiliki total 950 dokter hewan dan 1.500 paramedic hewan. “Semuanya memiliki ketrampilan untuk melakukan vaksinasi pada hewan,” ucap Emil.
“Jadi, targetnya per hari per vaksinator rata-rata berada di kisaran 50-75 karena sapi perah memiliki tendensi lokasinya berkumpul. Jadi lebih bisa maksimalkan kita melakukan cakupan vaksinasi,” tambahnya. (yud)
Editor : Redaksi
Tabrakan Maut Dini Hari di Jalur Bojonegoro-Babat, Mahasiswa Asal Lamongan Meregang Nyawa
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Babat, tepatnya di wilayah Desa Trojalu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro…
BPJS Kesehatan Pastikan Perlindungan JKN bagi Petugas dan Relawan SPPG di Gresik
KLIKJATIM.Com | Gresik – Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak lepas dari peran penting para petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). U…
Polres Gresik Terima 15 Taruna Akpol, Kapolres Tekankan Pentingnya Pengalaman Lapangan
KLIKJATIM.Com | Gresik – Polres Gresik resmi menerima 15 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita untuk m…
Lulusan SMA/SMK Siapkan Lamarnmu Hadiri Gresik Job Fair 2026 di Gressmall
Lulusan SMA/SMK Merapat! Disnaker Gresik Bakal Gelar Job Fair 2026 GresikSatu – Kabar baik bagi para lulusan SMA dan SMK di Gresik yang sedang lowongan…
11 Taruna Akpol Mulai Latja di Polres Bojonegoro, Kapolres Tekankan Disiplin dan Penguatan Kompetensi
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Sebanyak 11 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan ke-58 Batalyon “Ksatriya Hawin Sarwahita” Tahun 2026 resmi menja…
Bupati Gresik Minta Dapur MBG Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah dan Limbah Ramah Lingkungan
KLIKJATIM.Com | Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan pentingnya kualitas operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus p…