KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Setelah sekian lama jembatan Glendeng ditutup dan tidak punya aset kepemilikan, akhirnya Pemkab Bojonegoro menyetujui aset jembatan Simo-Glendeng (Tuban - Bojonegoro). Hal tersebut disampaikan saat zoom meeting bersama DPRD Jatim, Bakorwil Bojonegoro, Bupati Bojonegoro, DPU Bina marga Pemprov Jatim, Bapeda Pemprov Pemkab Tuban, Bupati Tuban ijin tidak mengikuti rapat dan diwakili oleh Sekda Tuban.
Kepala Badan Pembangunan dan Perencanaan Daerah (Bapenda), Anwar Murtadlo, mengatakan, hasil koordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim, PU Bina Marga dan Tata Ruang Pemprov Jatim, Biro Hukum Pemprov Jatim, Biro Administrasi Pemerintahan Pemprov Jatim, Pemkab Bojonegoro dan Tuban, adalah Pemkab Bojonegoro siap menindaklanjuti pembangunan apabila ditunjuk oleh pemerintah pusat maupun provinsi.
"Sekarang, Pemprov jatim sedang melakukan perhitungan nilai aset kondisi jembatan, dan saat ini sebelum diserahterimakan," ujarnya Rabu (29/6/2022).
Menurutnya, jika semua regulasi telah terpenuhi maka Pemkab Bojonegoro siap melaksanakan proses pembangunan jembatan Simo-Glendeng. "Jadi, kita menunggu hasil keputusan Pemprov Jatim dan Tuban," pungkasnya.
Perlu diketahui, jembatan yang menghubungkan antara Kabupaten Tuban dan Bojonegoro ini sudah ditutup kurang lebih 2 tahun terhitung sejak Selasa (3/11/2020) lalu hingga sekarang. Penutupan tersebut lantaran tembok penahan Jembatan Glendeng itu longsor.(mkr)
Editor : M Nur Afifullah