KLIKJATIM.Com | Surabaya - Ketum PKB Muhaimin Iskandar beberapa waktu lalu mengumpulkan para ulama dan kiai di Surabaya. Di situ, acara dikemas dengan halal bihalal dan doa bersama untuk perdamaian Rusia-Ukraina.
Disinggung soal itu, Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan bahwa pihaknya lebih memilih untuk sowan ketimbang harus mengumpulkan para kiai.
Sadad tak menampik jika dukungan dari para kiai memang sangat diperlukan. Hanya saja, Gerindra lebih memilih cara dengan sowan, bukan mengumpulkan.
"Dukungan dari para kiai tentu sangat kita harapkan. Tetapi caranya saja yang berbeda. Partai Gerindra lebih memilih untuk sowan kepada kiai-kiai," kata Sadad, Selasa (24/5/2022).
Wakil Ketua DPRD Jatim itu mengungkapkan jika pihaknya menginginkan hubungan yang generik dengan para kiai, yang kesannya tidak mengarahkan.
"Kalau (mengumpulkan kiai) kesannya kan akhirnya mobilisasi kiai-kiai. Artinya begini, hubungan partai Gerindra dengan para kiai memang kami inginkan hubungan yang bersifat alamiah, generik. Tidak dalam bentuk mobilisasi yang kesannya seperti mengarahkan," ungkapnya.
Ia menilai, para kiai tentu juga memiliki pandangan politiknya masing-masing. Karena itulah, Gerindra lebih memilih datang ke kiai untuk sowan.
"Pak Prabowo selalu dan sering mengatakan bahwa kiai itu adalah mata telinga umat. Karena suara umat itu ya ada di kiai," kata Sadad."Umat mau konsultasi apapun baik menyangkut masalah agama, keluarga, 'kate mantu ae, ngedekno omah ae', itu tanya ke kiai. Apalagi masalah politik, sehingga kami disarankan untuk selalu dekat. Tapi soal cara saja kami berbeda dengan PKB," tegasnya.(mkr)
Editor : Redaksi