KLIKJATIM.Com | Gresik — Bea Cukai Gresik bersama Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar Business Matching antara pelaku UMKM di Gresik dengan calon pembeli asal luar negeri secara daring, Rabu, 16 Maret 2022.
Kegiatan Business Matching kali ini mempertemukan calon importir asal Malaysia dengan petani jeruk nipis di Desa Kebonagung Kecamatan Ujung Pangkah yang tergabung dalam Koperasi Super Lime.
Kepala kantor Bea Cukai Gresik Bier Budi Kismulyanto mengatakan, importir dari Malaysia yang melihat produk Kebonagung mengaku tertarik, pasalnya selain kualitasnya bagus,
dari sisi harga lebih terjangkau.
"Acara Business Matching ini juga merupakan bentuk tindaklanjut setelah awal Februari silam
Bea Cukai bersama instansi terkait berhasil mengantarkan ekspor perdana untuk produk jeruk nipis Koperasi Superlime tersebut ke Malaysia dan Singapura," beber Bier.
Hal ini kata Bier, merupakan ekspor jeruk nipis
oleh koperasi satu-satunya di Kabupaten Gresik yang dimulai dari asistensi pendaftaran NIB ekspor, modul ekspor, pembuatan packing list dan invoice, hingga pembuatan pemberitahuan pabean ekspor.
"Perlu di ketahui bahwa tentunya terselenggaranya acara ini juga merupakan kolaborasi antara Bea Cukai juga pemerintah daerah yaitu Diskoperindag Kabupaten Gresik," tutur Bier.
Bier juga berterimakasih kepada Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur (Bapak Deden Muhammad Fajar Shidiq) yang sudah sangat responsif dan aktif mencarikan buyer dan calon buyer jeruk nipis produksi UMKM Koperasi Super Lime sampai dengan saat ini.
"Dan penyelenggaraan Business Matching
merupakan wujud konkret kepada UMKM berani ekspor karena ekspor itu mudah," ungkapnya.
Bier berharap, dalam Business Matching ini, Buyer Kuala Lumpur dapat lebih yakin untuk memesan produk jeruk nipis Kebonagung.
"Dan juga kita berharap dari hari ke hari
agar permintaan order dari luar negeri terhadap para UMKM dapat terus meningkat dari waktu
ke waktu," Paparnya.
Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani sendiri sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, dia menyebut Potensi jeruk nipis di Desa Kebonagung sangat besar.
"Tidak kurang dari 30 Ton per hari, lahan 450 Ha dengan panen setiap bulan per Ha 2-3 ton," ungkapnya.
Dari potensi yang ada, lanjut Yani, pemerintah berupaya secara maksimal dengan berkolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Bea Cukai.
"Juga akan selalu terus didengungkan dan ditingkatkan dari hulu sampai dengan hilir, dengan berbagai skema baik melalui ekspor, investasi atau skema kreatif lainnya," tandas Bupati muda itu. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar
SIG Andalkan Bata Interlock untuk Percepat Pembangunan Hunian Terjangkau
KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkenalkan Bata Interlock Presisi sebagai salah satu solusi untuk mempercepat pembangunan r…
Sidang Pleno III Muktamar Putuskan Voting untuk Menentukan Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
KLIKJATIM.Com | Jombang – Pembahasan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode mendatang dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul U…
Gresik Merdeka Carnival 2026 Semarak, 71 Barisan dan 24 Mobil Hias Meriahkan Perayaan HUT ke-81 RI
Gresik Merdeka Carnival 2026 Semarak, 71 Barisan dan 24 Mobil Hias Meriahkan Perayaan HUT ke-81 RI.…
Kabut Asap Selimuti Banjarmasin, Pelindo Pastikan Aktivitas Pelabuhan Trisakti Tetap Normal
KLIKJATIM.Com | Banjarmasin – Kabut asap yang menyelimuti Kota Banjarmasin dan sejumlah wilayah di sekitarnya menjadi perhatian PT Pelabuhan Indonesia (…
Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Penyidikan kasus kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, kini mulai mengarah…
Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
KLIKJATIM.Com | Bone – Upaya memperkuat produksi tebu nasional terus dipacu oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara…