klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Khofifah Tekankan Pemda di Jatim Optimalkan PAD

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Khofifah saat sambutan pada Forum Komunikasi Stakeholders bertema "Peran BPK RI Dalam Mendorong Kemandirian Fiskal di Daerah" di BPK Jatim, Sidoarjo
Gubernur Khofifah saat sambutan pada Forum Komunikasi Stakeholders bertema "Peran BPK RI Dalam Mendorong Kemandirian Fiskal di Daerah" di BPK Jatim, Sidoarjo

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta pemda di Jatim, baik jajaran pemprov maupun kabupaten/kota mengoptimalkan PAD, sehingga kemandirian fiskal bisa segera diwujudkan.

"Kepala daerah harus terus mencari terobosan, inovasi, kreasi, supaya pendapatannya naik. Yang penting aturannya jelas dan tidak melenceng dari ketentuan," ungkap Khofifah, Selasa (22/2/2022).

Khofifah menjelaskan, kemandirian fiskal akan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk mandiri mengelola daerahnya sesuai dengan keadaan dan kondisi di wilayah masing-masing.

"Saya yakin banyak sumber-sumber PAD yang belum tergarap. Optimalkan semua potensi yang dimiliki agar kabupaten/kota memiliki kemandirian fiskal. Dengan begitu, seluruh kepala daerah bisa menjalankan program kerja yang dimiliki," jelasnya.

Ia mengatakan, kemandirian fiskal dilihat dari perbandingan antara PAD dengan total penerimaan daerah. Semakin besar PAD yang dicapai suatu kabupaten/kota, maka akan semakin besar pula tingkat kemandirian fiskal yang dimiliki.

"Karenanya perlu disusun master plan dan rencana aksi yang bisa membuat PAD kita semakin meningkat. Tentunya dengan landasan dan regulasi yang tepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat," jelasnya.

Salah satu inovasi yang bisa dilakukan, lanjut dia, adalah peningkatan mutu layanan masyarakat. Menurutnya, penyederhanaan birokrasi bisa menjadi langkah konkret dalam peningkatan PAD.

"Inovasi terdekat yang bisa kita lakukan adalah kualitas public service yang bisa kita tawarkan. Saya selalu bilang bahwa digitalisasi sistem merupakan suatu keniscayaan. Digitalisasi sistem bisa mengikis rumitnya birokrasi kita," ucapnya.

Khofifah menyebut, selain Pemprov Jatim, Kota Surabaya saat ini menjadi satu-satunya daerah tingkat dua di Jatim yang telah mencapai kemandirian fiskal. Di Jatim sendiri, saat ini tercatat 4 daerah menuju mandiri yaitu Gresik, Sidoarjo, Kota Malang dan Kabupaten Mojokerto.

"Alhamdulillah, di Jatim kita sudah punya role model sendiri, yakni Pemprov Jatim dan Kota  Surabaya. Saya sangat mengapresiasi capaian ini. Sedangkan untuk kab/kota lain, kita bisa langsung mencontoh dari apa yang Pemkot Surabaya lakukan," tandasnya.(mkr)

Editor :