klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Rizal, Bocah Tanggulangin Sidoarjo yang Ususnya di Luar Mulai Ditangani Medis

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Achmad Rizal Kurdianto. Bocah 5 tahun penderita Gastroschisis atau usus berada di luar tubuh mulai ditangani secara medis. Pagi ini, Rizal telah dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk menjalani observasi, Jumat (18/2/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo drg Syaf Satriawarman membenarkan hal tersebut. "Pagi ini Rizal menjalani serangkaian pemeriksaan oleh dokter anak di RSUD Sidoarjo. Bila hasilnya baik dan memungkinkan, langsung dirujuk ke RSUD Dr Soetomo," tuturnya. 

Syaf menambahkan, kendala BPJS Kesehatan keluarga Rizal yang sempat menunggak selama 2,5 tahun telah terselesaikan. "BPJS telah dirubah dari iuran mandiri menjadi PBID (Penerima Bantuan Iuran Daerah). Sehingga ditanggung pemerintah. Demikian juga SKTM telah selesai hari ini," jelas Syaf.

Syaf menambahkan, yang menentukan cepat tidaknya Rizal dioperasi adalah pihak RSUD Dr Soetomo. "Tentu diobservasi dulu. Apakah ini benjolan baru atau usus yang terdorong keluar," imbuh Syaf.

Sebagai informasi, Rizal yang saat ini sekolah TK dilahirkan dari pasangan Ahmad Kurdi (46) dan Eny Sofiyah (43), warga Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin. Ia lahir pada 25 Januari 2017 di sebuah rumah sakit swasta di Sidoarjo. "Saya tidak pernah membayangkan kondisi anak saya seperti itu. Tapi ya apa, ini kehendak Gusti," ucap Eny.

Seminggu setelah dilahirkan, Eny membawa Rizal berobat ke RSUD Dr Soetomo Surabaya. "Namun dokter mengatakan, operasi baru bisa dilaksanakan saat usia Rizal mencapai umur lima tahun," jelasnya. Selama menunggu usia matang, Rizal diwajibkan kontrol ke rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur ini. Namun karena tidak ada biaya, Eny menghentikan check up anaknya. 

Eny melanjutkan, selama ini Rizal tidak merasakan kesakitan "Paling sesekali merasakan perutnya mual. Namun sangat jarang. Kalau bersekolah ya biasa saja," imbuhnya.

Saat ini, Rizal dan kakaknya Rizky (20) tinggal bersama sang ibu dan neneknya si rumah sederhana di RT 17 RW V, Desa Kesensari, Kecamatan Tanggulangin. Sementara sang ayah pulang ke Lamongan. Untuk hidup sehari-hari, Eny bekerja serabutan. Apa saja dia kerjakan. Sesekali, pesanan membuat tas datang. Namum itupun tidak rutin ada.(mkr)

Editor :