klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Masih Sisakan Anggaran Rp2,8 T, DPRD Bojonegoro Sebut Kinerja Eksekutif Tak Maksimal

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Anggota DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto. (Afifullah/klikjatim.com)
Anggota DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto. (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Tingginya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) Tahun 2021 Kabupaten Bojonegoro, menjadi catatan tersendiri bagi kalangan DPRD setempat. Karena dengan sisa anggaran yang mencapai sekitar Rp2 triliun lebih ini, menandakan tak maksimalnya kinerja eksekutif dalam pelaksanaan program Pemkab Bojonegoro.

"Saya harap eksekutif untuk memperbaiki kinerja yang kurang baik di tahun 2021," tandas Anggota DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto.

Bahkan hasil rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bojonegoro juga meminta kepada eksekutif, agar memaksimalkan program-program prioritas di tahun 2022 yang mulai dilaksanakan lebih awal dan realisasinya harus sesuai dengan time scedhule yang lebih efektif untuk menghindari Silpa di tahun 2022 yang lebih besar.

"Serta lebih fokus di sektor pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia), karena dengan meningkatnya angka kemiskinan dan angka pengangguran terbuka serta beban ekonomi masyarakat yang sangat berat akibat pandemi Covid-19, tentu tugas pemerintah daerah juga akan berat,” lanjut Anggota Banggar tersebut.

Adapun rincian data serapan anggaran tahun 2021 mencapai 80,84% atau Rp5,084 Triliun dari total APBD sebesar Rp6,2 Triliun. Sehingga masih ada sisa belanja (Silpa) yang lumayan besar yaitu Rp1,2 Triliun.

Namun, politisi Partai Golkar ini tetap mengapresiasi capaian pendapatan yang mampu melampaui target. Dari target pendapatan Rp4,2 Triliun, ternyata sampai dengan akhir 2021 bisa mencapai Rp5,904 Triliun.

“Ada pelampauan pendapatan sebesar Rp1,6 Triliun lebih. Sementara dari anggaran sisa belanja APBD Tahun Anggaran 2021 adalah sebesar Rp1,2 Triliun. Jika ditambah dengan pelampauan target pendapatan 2021 sebesar Rp1,6 Triliun, maka total Silpa tahun anggaran 2021 ada di kisaran angka Rp2,8 Triliun,” beber Supriyanto yang juga menjabat sebagai Sekertaris Komisi C DPRD Bojonegoro ini. (nul)

Editor :