klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Wakil Panglima TNI Tinjau KDKMP, Pemkab Bojonegoro Perkuat Dukungan Program Nasional

avatar M Nur Afifullah
  • URL berhasil dicopy
Wakil Panglima TNI disambut Bupati Bojonegoro. (Dok)
Wakil Panglima TNI disambut Bupati Bojonegoro. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mendampingi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, meninjau pelaksanaan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungannya, Wakil Panglima TNI meninjau gerai dan gudang koperasi sekaligus mengecek kesiapan operasional menjelang peluncuran nasional program tersebut pada 16 Mei mendatang.

Jenderal Tandyo mengapresiasi progres pembangunan KDKMP di Bojonegoro dan Lamongan yang dinilai telah menunjukkan kesiapan signifikan.

“Orientasi kami memastikan tidak ada kendala teknis saat operasional. Jika ada hambatan distribusi, misalnya dari Bulog, akan kami dorong penyelesaiannya dari pusat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama tiga tahun awal operasional, KDKMP akan menerapkan sistem manajemen komando untuk menjaga stabilitas bisnis sebelum nantinya dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa.

“Setiap unit koperasi nantinya dikelola oleh 18 personel, terdiri dari satu manajer, empat tenaga ahli pangan, serta 13 tenaga lokal yang sudah mendapatkan pelatihan melalui Asosiasi KDKMP,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Dedy Dwi Wijayanto, menyebut progres pembangunan KDKMP di Bojonegoro telah mencapai 396 titik dari target 430 desa atau sekitar 92,9 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 titik telah rampung 100 persen.

Untuk tahap awal operasional, Pemkab Bojonegoro menyiapkan 85 gerai yang tersebar di 22 kecamatan.

Menurut Dedy, koperasi desa nantinya tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga penggerak ekonomi lokal melalui kolaborasi dengan pelaku UMKM dan sektor pangan desa.

“Koperasi ini akan menjadi motor penggerak potensi desa. Kami menggandeng UMKM lokal untuk memasok produk unggulan, termasuk komoditas pangan seperti padi, jagung, dan kedelai,” katanya.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh program strategis nasional tersebut. Pemkab juga menyiapkan pelatihan dan pendampingan bagi pengelola koperasi desa.

“Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi sarana masyarakat desa untuk memasarkan produk unggulan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan KDKMP diarahkan menjadi off-taker produk unggulan desa. Setiap daerah diminta memetakan potensi lokal agar koperasi mampu menyerap dan memasarkan hasil produksi masyarakat secara optimal.

“Ke depan koperasi juga akan memanfaatkan sistem digital dan layanan berbasis aplikasi untuk memperluas akses pemasaran produk desa,” tandasnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa, Pangdam V/Brawijaya, Irjen TNI, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Bupati Blora, serta jajaran TNI dari sejumlah kodim.

Editor :