KLIKJATIM.Com | Madiun - Warga Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki berusia 17 hari di trotoar tepi Jalan Ring Road Barat, Jumat (15/5/2026) pagi. Bayi berinisial ANA itu ditemukan dalam kondisi selamat dan kini menjalani perawatan di RSUD Kota Madiun.
Salah satu warga, Yuli Astuti, mengatakan bayi tersebut pertama kali ditemukan warga yang hendak mencari rumput sekitar pukul 08.05 WIB. Sebelumnya, dari rekaman CCTV rumah miliknya, bayi itu diduga ditinggalkan sekitar pukul 07.00 WIB.
“Bayi ditemukan orang yang mau mencari rumput. Bayinya menangis lalu memanggil warga sekitar,” ujar Yuli.
Saat ditemukan, bayi mengenakan pakaian dan popok. Bayi tersebut juga dibungkus menggunakan plastik kresek biru dan dimasukkan lagi ke dalam tas kertas cokelat.
“Posisinya di trotoar dekat jembatan Reksogati,” katanya.
Warga kemudian membawa bayi tersebut ke rumah Yuli untuk mendapatkan pertolongan sementara. Menurutnya, kondisi bayi terlihat sehat meski tubuhnya basah diduga karena berkeringat.
“Kami beri selimut dan handuk. Di samping bayi ada susu, tapi tidak kami minumkan karena khawatir sudah terlalu lama. Akhirnya kami beri air gula,” jelasnya.
Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi kemudian membawa bayi tersebut ke RSUD Kota Madiun guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kapolsek Manguharjo Kompol Lilik Sulastri mengatakan kondisi bayi saat ini dalam keadaan sehat setelah mendapat penanganan dari tenaga medis.
“Alhamdulillah kondisi bayi sehat. Tadi langsung ditangani dokter piket dan bidan untuk penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.
Polisi menduga bayi tersebut ditinggalkan oleh ibu kandungnya berinisial NA. Dugaan sementara, tindakan itu dipicu kondisi psikologis pascamelahirkan atau baby blues.
Sementara itu, ayah bayi berinisial BS yang merupakan warga salah satu kelurahan di Kecamatan Manguharjo, telah mendatangi rumah sakit untuk memastikan identitas sang anak.
“Tadi kami antar ke rumah sakit untuk memastikan apakah benar itu bayinya. Dan ternyata benar,” kata Lilik.
Pihak kepolisian kini masih melakukan pencarian terhadap ibu bayi tersebut sambil berkoordinasi dengan rumah sakit, perangkat kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas guna memberikan pendampingan kepada keluarga.
“Kami tetap mencari keberadaan ibunya untuk mendapatkan solusi terbaik bagi ibu dan keluarganya,” ujarnya.
Lilik juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi persoalan keluarga maupun tekanan psikologis.
“Kalau ada masalah dan tidak bisa terbuka dengan keluarga, silakan datang ke Polsek. Kami siap menerima dan membantu mencarikan solusi,” pungkasnya.
Editor : Wahyudi