KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Bojonegoro berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat membangun daerah. Upacara yang digelar di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro, Kamis (7/5/2026), dipimpin langsung Bupati Setyo Wahono.
Didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran kepala OPD, camat hingga staf di lingkungan Pemkab, momentum ini menjadi penegasan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Dalam amanatnya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa, semangat Hari Otoda dengan tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” harus dimaknai sebagai upaya menghadirkan pemerintahan yang efektif, responsif, dan benar-benar berpihak pada pelayanan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah harus selaras dengan visi besar pembangunan nasional, terutama dalam penguatan SDM, pemerataan pembangunan, hingga terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Melalui semangat Asta Cita, kita diharapkan mampu menyelaraskan pembangunan daerah dengan visi besar pembangunan nasional yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia, pemerataan pembangunan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” ungkapnya.
Tak hanya soal pemerintahan, Bupati Wahono juga memberi perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Dalam peringatan Hardiknas 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan inklusif.
Pemkab Bojonegoro sendiri terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan sarana prasarana, peningkatan kompetensi guru, hingga pengembangan literasi dan numerasi siswa guna membentuk karakter generasi muda yang unggul.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari kualitas sumber daya manusia. Otonomi daerah yang kuat harus didukung oleh sistem pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro atas capaian prestasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025, Pemkab Bojonegoro berhasil meraih skor 3,5533 dengan status Kinerja Tinggi.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada para siswa-siswi berprestasi yang telah mengharumkan nama Bojonegoro melalui capaian akademik maupun non-akademik.
Momentum ini menjadi penguat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan birokrasi yang efektif sekaligus mencetak generasi muda yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing menuju Bojonegoro yang maju dan sejahtera.
Editor : Wahyudi