KLIKJATIM.Com | Pacitan - Kakek Tukiyat (55), ditemukan tewas di jurang sedalam 15 meter di Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Sebelumnya korban dilaporkan hilang mulai tanggal 31 Januari 2022 lalu.
"Ditemukan kemarin sore. Jadi 8 hari ya hilangnya," ujar Kapolsek Ngadirojo, AKP Nur Salim, Rabu (9/2/2022).
Awalnya korban pamit kepada kakaknya, Sardami (62) untuk mencari pakan di sekitar hutan Desa Cokrokembang pada 30 Januari 2022. Namun hingga malam ternyata korban tidak pulang.
"Besoknya dicari oleh keluarga dan tetangga. Tetapi hasilnya nihil. Sempat dilaporkan juga ke polisi," kata Nur Salim.
Selanjutnya pada tanggal 8 Februari 2022, warga atas nama Suwardi saat mencari pakan ternak di sekitar hutan Kuwangen, atau bersebelahan dengan hutan plugon telah mencium bau tidak sedap dan menyengat. Saksi pun mencari sumber bau tersebut.
Kemudian melihat di tebing ada mayat. Begitu saksi mengetahui hal tersebut langsung pulang dan melaporkannya kepada ketua RT.
"Kabar tersebut didengar oleh keluarga Tukiyat. Warga sekitar mendatangi dan mengevakuasi korban tersebut, korban ditemukan dalam kondisi sulit dikenali," jelasnya.
Namun dari baju yang dipakai korban serta ciri-ciri khusus yang terdapat di tubuh korban, sehingga keluarga Tukiyat meyakini bahwa korban tersebut adalah Tukiyat yang hilang sejak tanggal 30 Januari 2022.
"Kemudian korban dibawa ke puskesmas Ngadirojo untuk dilakukan visum mayat. Selanjutnya korban diantarkan dan diserahkan kepada keluarganya," tambahnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban meninggal dunia karena terpeleset dan jatuh dari atas tebing setinggi 15 meter di dalam hutan. Kepala korban membentur batu sehingga korban tidak tertolong dan meninggal dunia. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad