klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tren Positif Covid-19 di Gresik Tinggi, Mayoritas Transmisi Lokal 

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Ilustrasi varian baru Covid-19 Omicron. (Ist)
Ilustrasi varian baru Covid-19 Omicron. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik —Penularan Covid-19 di Kabupaten Gresik terbilang cukup tinggi. Bahkan, saat ini pasien terkonfirmasi positif yang ada di  Kota Santri ini sudah melebihi jumlah 500 orang. Terbanyak dari klaster transmisi lokal. Transmisi lokal covid-19 ini jangkauannya lebih sempit dan terbatas. Meskipun efek dan dampaknya tetap sama berbahayanya. 

Kepala Dinas Kesehatan Gresik Mukhibatul Khusnah mengatakan, hingga saat ini ada sekitar 500-an lebih warga Gresik yang terpapar Covid-19. Mereka ada yang menjalani perawatan di rumah sakit, meski mayoritas menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Untuk hari ini, ada tambahan sekitar 41 orang. Namun sudah ada penurunan, jika dibanding pada hari sebelumnya,” ucap  Khusna, Senin (7/2/2022).

Sebelumnya, Pemkab Gresik melalui Dinas Kesehatan Gresik sudah melakukan antisipasi penyebaran virus itu. Dengan menunjuk tujuh puskesmas sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) bagi pasien terpapar Covid-19 gejala ringan. Di antaranya, Puskesmas Kebomas, Sidayu, Kesamben Kulon, Driyorejo, Benjeng dan juga Cerme.

Selain warga biasa, juga sempat terdengar kabar bahwa ada pula pelajar di Gresik yang sudah positif terkonfirmasi Covid-19. Salah satu di antaranya adalah, SMP Negeri 22 Gresik dengan sebanyak sembilan siswanya positif terpapar Covid-19.

"Sementara khusus untuk pelajar, masih dilakukan tracing dan testing,” ujar Khusnah.

Kendati demikian, Khusnah menghimbau kepada warga untuk tidak panik, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab dengan protokol kesehatan ketat, dinilai bakal mampu mencegah penularan Covid-19 di Gresik yang saat ini terus meningkat. (yud)

Editor :