KLIKJATIM. Com | Magetan - Beberapa waktu belakangan netizen membicarakan rekaman seorang dirigen lagu Indonesia Raya yang dibawakan dengan penuh semangat oleh seseorang pada acara resmi kedinasan. Vidionya kemudian viral pada semua flatfom media sosial whatsapp, youtube, IG, Tik Tok hingga Facebook.
Ribuan kali dibagikan dan ditonton jutaan pemirsa. Vidio singkat tersebut juga menuai bermacam macam respon dari memuji hingga menghujat.
Rupanya, dirigen tersebut warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sosok dirigen itu bernama lengkap Agus Arifin (41). Dia biasa disapa dengan panggilan Pak Ipin oleh siswa di SMAN 1 Kawedanan.
Pak Ipin tidak menyangka bahwa video yang direkamnya sendiri dengan ponselnya bakal viral. Padahal dia merekam pada akhir tahun lalu pada acara evaluasi dewan pendidikan dan komite sekolah bakal viral.
" Ya ngak nyangka, video yang saya unggah di kanal youtube pribadi saya berbama 'Pak Ipin Dirigen' sebelumya juga tidak viral, ngak banyak yang nonton," ujar nya, Minggu (6/2/2022).
Ditanya sejak kapan menjadi dirigen, pak Ipin mengaku sejak dari dulu. Pada saat itu dirinya mencari tahu untuk apa gerakan itu. Lama lama tahu dan sering melihat antara dirigen musik dan paduan suara tidak singkron tidak kompak.
[caption id="attachment_97420" align="alignnone" width="300"]
KLIKJATIM. Com | Magetan - Beberapa waktu belakangan netizen membicarakan rekaman seorang dirigen lagu Indonesia Raya yang dibawakan dengan penuh semangat oleh seseorang pada acara resmi kedinasan. Vidionya kemudian viral pada semua flatfom media sosial whatsapp, youtube, IG, Tik Tok hingga Facebook.[/caption]
Bahkan sebagian peserta sering terlihat menyajikan lagu Indonesia Raya hanya komat kamit mengerakkan bibir sekenanya saja. Seakan kurang semangat dan rasa patriotismenya kurang.
Dia mengaku, untuk jadi dirigen mengajak penyanyi untuk lebih semangat menjiwai lagu tersebut dengan penuh semangat kepatriotan. Namun tergantung iringan musiknya juga. Jika aransemen musik seriosa saya jandi lebih semangat.
"Saya sangat menjiwainya, bahkan bulu kudug bisa berdiri. Bila iringanya bukan seriosa ya bisa lembut. Intinya menyesuaikan iringanya," terangnya.
Pak Ipin Adalah Guru
Dia mengaku untuk pekerjaan sehari-harinya adapah guru di SMAN 1 Kawedanan, Magetan. Dimana sebelum menjadi guru, Pak Ipin Julian di Universitas Negeri Yogjakarta (UNY). Dia kemudian merantau ke Magetan.
Pasalnya istrinya yang bernama Susi Lukluk adalah asli Magetan. Kemudian mencoba keberuntungan mendaftar guru dan diterima pada tahun 2010 lalu itu sebagai seni.
" Saya asli Jogja dan lulusan UNJ, setelah lulus pindah Magetan ikut istri. 2010 lalu melamar dan lulus jadi ASN sebagai guru seni di SMAN 1 Kawedanan," terangnya.
Terkait vidionya yang viral dan menuai banyak komentar pria pengidola musisi Adi MS itu mengaku sudah memberikan klasifikasi di kanal youtube bernama pak ipin dirgen.
" Silahkan simak penjelasan saya di kanal youtube saya. Mudah mudahan netizen yang telah berkomentar pedes soal gayanya membawakan dirigen bisa memahami dan bisa memberikan pencerahan," pungkas bapak 3 orang anak ini. (yud)
Editor : Fauzy Ahmad
Polres Situbondo Buka Layanan Hapus Tato Gratis
Polres Situbondo, Jawa Timur, kembali memberikan layanan hapus tato gratis bagi masyarakat. Layanan ini rutin digelar karena selalu banyak peminatnya.…
Universitas Brawijaya Kirim Bantuan Medis dan Logistik ke NTT
Bantuan untuk korban terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir. Kali ini, Universitas Brawijaya (UB) memberangkatkan bantuan medis logistik…
Arumi Bachsin: Jambore Jadi Bekal Generasi Muda Jawa Timur Tumbuh Mandiri dan Tangguh
Tutup Jambore Nasional XII di Cibubur, Arumi Bachsin: Jambore Jadi Bekal Generasi Muda Jawa Timur Tumbuh Mandiri dan Tangguh…
Sukseskan Tajemtra 2026, KAI Siapkan 350 Kursi Gratis Untuk Peserta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember menyediakan 350 kursi kelas eksekutif secara gratis peserta Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional Tajemtra…
Riki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Bedadung Jember, Ini Kronologi Sebelum Menghilang
Warga sekitar Jembatan Gladak Kembar, Kelurahan Sumbersari, Jember, dikejutkan dengan penemuan jasad Riki Ridwan Saputra (25) yang mengambang di Sungai Bedadung…
Perkuat Keamanan Operasional, SGN Resmi Gandeng Polda Lampung
Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat sinergi dalam mendukung…