KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jawa Timur telah memakan korban jiwa di awal tahun 2020. Totalnya sebanyak tujuh pasien meninggal.
Sesuai data Dinas Kesehatan Jatim, penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus ini tercatat 801 kasus. Angka tersebut terhitung mulai Januari sampai Februari tahun 2020.
[irp]
Lebih rinci, pada bulan Januari terdata 214 kasus. Sedangkan sisanya ada 587 kasus baru tercatat sampai tanggal 14 Februari 2020.
Dalam catatan Dinkes Jatim, di Kabupaten Malang menjadi daerah dengan kasus DBD tertinggi sebanyak 103 kasus. Kemudian diurutan berikutnya adalah Kabupaten Trenggalek 58 kasus, Jember 57 kasus, Probolinggo 52 kasus, dan Pacitan ada 48 kasus.
[irp]
Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jatim, Herlin Ferliana pun mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Antara lainnya ikut berperan aktif mencegah ancaman DBD dengan cara lebih peduli terhadap lingkungan masing-masing.
"Salah satunya dengan menggencarkan gerakan 3M plus. Yaitu menguras, mengubur, dan menutup wadah yang berpotensi jadi sarang nyamuk," tutur Kadinkes Jatim. (tryk/roh)
Editor : Redaksi