KLIKJATIM.Com | Gresik — Guru Madrasah Moh Ali (48) bersama saudaranya Asiah asal Desa Setrohadi RT 002 RW 01 Kecamatan Duduksampeya, Kabupaten Gresik selamat dari kecelakaan rel kereta api di perlintasan kereta api Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
[irp]
Kendati tidak ada korban jiwa, sepeda motor yang dikendarai Ustadz bersama saudara perempuannya itu mengalami kerusakan dan ringsek usai ditabrak kereta api.
Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa menceritakan, kronologisnya saat kereta api Jaya Baya melaju dari Timur ( Surabaya) menuju ke arah barat ( Jakarta ) , sekitar pukul 14. 45 WIB, Kamis (16/12/2021). Sesampainya di lokasi kejadian, ada sepeda motor Honda Supra X Nopol W 6289 ME dari arah utara menyebrang ke selatan yang dikendarai Moh Ali dan saudara perempuannya.
“Keduanya hendak melewati rel menuju jalan keluar Desa ke Jalan Raya Setrohadi,” ungkapnya, Kamis (16/12/2021).
Nah, karena sudah berjarak 100 meter lebih dengan kereta api yang melintas otomatis elektro magnet di perlintasan kereta api berfungsi dan saat itu bersamaan korban melintas dan berada diatas rel kereta.
“Keduanya menghindar, dan sepedanya ditinggal di atas rel kerera api sehingga tertabrak KA,” jelas Bambang.
Akibat dari laka kereta api tersebut, tidak ada korban jiwa. Ustadz beserta saudaranya selamat. Dan sepedanya terlindas KA dan mengalami rusak berat.
“Tidak ada korban jiwa, dan perlu dicatat, sebenarnya sudah ada penjaga portal, namun sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas menjemput istrinya, dan saat kejadian tidak ada petugasnya,” ujar mantan Kasubag Humas Polres Gresik itu.
Sekedar catatan seminggu ini sudah terhitung dua kali kejadian laka rel kereta api di Kecamatan Duduksampeyan. Dan akan ditindaklanjuti untuk dilakukan solusi dengan berkoordinasi kepada pihak terkait.
“Besok ada pertemuan dengan pihak KAI, Dishub, dan Polsek,” imbuh Bambang. (bro)
Editor : Redaksi