klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kisah Guru MTS di Gresik Juara Nasional, Ciptakan Alat Peraga Biobaterai

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Muhammad Faiq Rofiqi Guru Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) saat mempresentasikan alat ciptaaanya Biobaterai (Faiz/klikjatim.com)
Muhammad Faiq Rofiqi Guru Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) saat mempresentasikan alat ciptaaanya Biobaterai (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Muhammad Faiq Rofiqi Guru Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTS NU) Terate Gresik, meraih juara 1 Nasional kategori Laboran dalam kompetisi guru yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

[irp]

Kompetisi itu digelar untuk memperingati Hari Guru Nasional 2021 ini, Faiq Rofiqi mempresentasikan alat peraga yang diberi nama Biobaterai.

“Kelebihan dari alat ini adalah bersifat melatih siswa berpikir kritis, dapat menjelaskan konsep rangakian seri dan pararel, bersifat portable, menggunakan bahan bekas dan harganya terjangkau. Untuk memproduksi alat ini hanya butuh uang sekitar 50 ribuan,” kata Faiq Rofiqi, Kamis (2/12/2021).

Guru yang kesehariannya mengajar IPA itu, menjelaskan, jika dirinya sempat pesimis menjuarai lomba ini. Hal itu dikarenakan pesertanya banyak guru-guru dari Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah yang mengajar di sekolah terbaik di seluruh Indonesia baik swasta maupun negeri.

“Dari ratusan peserta, dipilh 5 nominator. Dan dari 5 nominator ini yang dari MTs hanya saya, sedang empat lainya guru Madrasah Aliyah Negeri dari Yogyakarta, Boyolali, Makassar dan Kalimantan,” jelas Faiq.

Namun, dengan kebiasaan Faiq menggunakan Biobaterai dalam proses belajar mengajar di sekolahnya, maka Faiq sangat menguasainya sehingga ia mampu mempresentasikannya dengan baik.

“Ada revisi sebelum presentasi, dan revisi itu saya kerjakan semalaman. Berkat dukungan dan doa semua pihak, Alhamdulillah akhiranya saya bisa menjadi juara 1 nasioanal,” ujarnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama (PPNU) Trate, Muhammad Elvi Wahyudi turut ikut bangga dengan prestasi yang diraih oleh salah satu staf pengajarnya itu.

“Proses yang dilalui Pak Faiq Rofiqi menuju juara sangat sulit. Banyak tahapan yang dilalui, termasuk pemeriksaan di lapangan oleh Dirjen,” ucap Elvi Wahyudi.

Ia menambahkan, jika siswa maupun guru MTs NU Terate ini sudah sering menjuarai lomba tingkat nasional. Dengan berbagai prestasi itulah kini sekolahnya tersebut telah ditetapkan sebagai sekolah berbasis riset.

“Semoga prestasi yang kami raih bisa bermanfaat bagi masyarakat dan khususnya masyarakat Gresik,” tutupnya. (bro)

Editor :