klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Di Bojonegoro, 3.200 Rumah Usulan Dari Desa Bakal Diperbaiki

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Salah satu rumah tak layak huni yang bakal diperbaiki. (ist)
Salah satu rumah tak layak huni yang bakal diperbaiki. (ist)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan memperbaiki ru­mah tak layak huni sejumlah 3.200 un­it. Rumah tidak layak huni ( RTLH) akan diperbaiki pada tahun 2020 melalui Dinas Perumahan Kawa­san Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK).

[irp]

Untuk mewujudkan program tersebut, Pe­mkab Bojonegoro men­galokasikan anggaran Rp 56 mili­ar dari APBD tahun ini. Untuk pen­gerjaan dilaksanakan oleh pi­hak ketiga, yang setiap unit dianggarkan Rp1­7,5 juta. Dari biaya itu sudah termasuk pajak.

Kepala Seksi Peruma­han Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKP­CK) Bojonegoro, Sar­ifuddin mengatakan, rehab rumah tidak la­yak huni ini untuk membantu warga tidak mampu atau berpenghasilan rendah. Diharapkan mereka bisa memiliki rumah yang aman dan nyaman ditempati.

[irp]

“Program aladin (atap, lantai dan dinding) meliputi rangka atas memakai kayu dengan atap asbes, tembok setengah badan dan kalsibo­ar, dan lantainya me­makai paving ukuran 20×20,” ujarnya, Selasa (11/­2/2020).

Sarifudin menuturk­an, bahwa penerima program RTLH tersebut merupakan usulan dari Pemerintah Desa. Selanjutnya, pemdes mengajukan proposal disertai foto kon­disi rumah dan dilengkapi kartu ta­nda penduduk (KTP).

"Dulu ada 1.711 unit pada tahun 2019 dan sekarang 2020, 3.200 unit rumah tidak layak huni," tutup dia. (af/bro)

Editor :