KLIKJATIM.Com | Surabaya - Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak mengajak para pelaku UMKM Jatim dapat memanfaatkan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) untuk membaca peluang pasar, dan menciptakan produk-produk yang dibutuhkan masyarakat saat ini.
[irp]Hal ini mengingat banyaknya pelaku UMKM terdampak Covid-19 yang mengalami pengurangan penghasilan dan bahkan merumahkan pegawai. Menurut Arumi, penguasaan TIK dapat menjadi salah satu jalan bagi UMKM agar produktivitasnya senantiasa terjaga.
"Kemampuan untuk menangkap peluang melalui TIK ini harus senantiasa diasah dengan mengikuti forum-forum sehubungan TIK," ungkap Arumi dalam Workshop TIK untuk UMKM Anggota Dekranasda Jatim di Hotel Arcadia, Surabaya, Senin (15/11/2021).Arumi mengatakan, penguasaan TIK dapat menjadi solusi bagi anggota Dekranasda Jatim, agar bisa melakukan riset pasar serta promosi, dan menjaga roda perekonomian berputar. "Promosi dan perluasan pasar melalui media internet bisa menjangkau pasar yang lebih luas, tanpa ada lagi batasan waktu dan geografis," jelasnya
Ia menambahkan, inovasi dan kolaborasi pelaku UMKM adalah kunci bagi bertahannya usaha-usaha yang ada di Jatim. Ditambahkan oleh Arumi, kolaborasi ini bisa dalam bentuk membangun jariingan, suplai bahan baku, produksi, hingga pemasaran. "Inovasi bisa dilakukan dengan cara memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan internet atau media sosial," sebutnya.
Pemanfaatan internet ini, lanjut Arumi, didukung oleh adanya pergeseran pola konsumsi dari masyarakat seiring dengan adanya Pandemi Covid-19. Selaku ketua Dekranasda, Arumi mengamati adanya ketergantungan yang meningkat dari UMKM di Jatim terhadap internet. Dimana hampir semua kegiatan berbelanja dilakukan secara online.
Arumi mengapresiasi keinginan pelaku UMKM untuk terus mencari peluang-peluang baru ini, Utamanya, mengingat UMKM Jatim merupakan tulang punggung perekonomian Provinsi Jawa Timur.
"Hasil survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan bahwa Indonesia memiliki 196,71 juta jiwa pengguna internet (73,7%) dari 266,91 juta jiwa total populasi penduduknya. Ini peluang pasar yang besar dan seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan penjualan," jelasnya.
Selain itu, Arumi berharap agar UMKM di Jatim terus berkarya dan berkontribusi dalam pemulihan perekonomian Jatim di masa pandemi. "Saya ucapkan semangat untuk workshop ini, semoga bermanfaat dan dapat saling menguatkan kita dalam pemulihan ekonomi di Jawa Timur," tutupnya. (ris)
Editor : Redaksi
Ngaku Mau Tagih Utang, Dua Pemuda Malah Curi HP Penghuni Kos
Dua pria nekat mencuri telepon genggam (HP) milik penghuni kos di Jalan Kalilom Lor Indah, Surabaya, dengan modus berpura-pura menagih utang. Aksi keduanya gaga…
Pawai Lampion Buka Semarak Tahun Baru Hijriah 1448 H di Lamongan
Suasana semarak mewarnai peringatan detik-detik pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Lamongan. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi secar…
Poros yang Hilang
Sebuah pagi yang tiba-tiba jernih setelah beberapa hari hidup terasa seperti berjalan di dalam kabut.…
Residivis Curanmor Ditembak Satreskrim Polres Gresik, Sempat Buron Hampir Sebulan
Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Kecamatan Menganti. Setelah melakukan…
Dari Pusaka hingga Buceng Purak, Grebeg Suro Ponorogo Sedot Perhatian Warga
Ribuan warga memadati jalanan Ponorogo sejak sore hari, Senin (15/6/2026) di sepanjang rute kirab pusaka dan pawai lintas sejarah yang gerebek suro…
Khofifah Undang Warga Jatim Meriahkan Tahun Baru Islam Lewat Jalan Sehat di Al Akbar
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jawa Timur memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah m…