klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pasar Properti Menggeliat, Pakuwon Gencar Bangun Rumah Seharga Rp 1 Milliar hingga Rp 25 Milliar

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kalangan pengembang dengan menggenjot pembangunan rumah siap huni (ready stock) yang notabene sebagai syarat bagi produk yang mendapatkan fasilitas bebas PPN.

[irp]

Pakuwon Group misalnya, tengah gencar membangun rumah siap huni dengan berbagai tipe, mulai harga Rp 1 miliar hingga Rp 25 miliar per unit.

General Manager Pakuwon Group, Hario Utomo mengatakan, pihaknya selama ini memang rutin menyiapkan rumah ready stock hingga ratusan unit. "Saat ini ada 400 unit rumah yang kami bangun, dimana 150 unit berlokasi di Pakuwon City Surabaya Timur, dan 250 unit berlokasi di Grand Pakuwon di Surabaya Barat," katanya dalam Konferensi Pers Group Property Exhibition, di Pakuwon City, Selasa (26/10/2021).

Pihaknya bersyukur bahwa minat konsumen terhadap produk yang dikembangkan Pakuwon Group cukup tinggi. Padahal sejumlah rumah yang ditawarkan adalah segmen premium.

"Untuk di Pakuwon City, kita menyediakan rumah dengan harga mulai Rp 2,8 miliar hingga Rp 25 miliar per unit. Seperti unit rumah di cluster Aruba Villa Grand Island ini, 4 unit rumah seharga Rp 5,8 miliar per unit yang baru jadi sudah laku terjual," jelas Hario.

Dengan kenyataan itu, pihaknya optimistis target penjualan perseroan sebesar Rp 1,4 triliun di tahun 2021 ini akan tercapai. Keyakinan itu juga karena tren positifnya penjualan Pakuwon Group sepanjang tahun ini.

Menurut Direktur Pakuwon Group, Fenny, hingga September 2021, perseroan sudah merealisasikan penjualan sebesar Rp1,05 triliun.

"Sampai kuartal III tahun ini capaian penjualan kita sudah 75 persen, jadi kurang Rp400 miliar lagi yang akan dikejar di kuartal IV ini, tetapi ini kan Oktober Sudah berjalan dan akan memasuki November, sehingga kami optimistis bisa mencapai target total," ujarnya.

Dia menjelaskan, dari total penjualan Rp1 triliun tersebut, sebanyak 25 persen pembeli menggunakan cara tunai, dan sebanyak 72 persen secara KPR, dan sisanya dengan cara in-house.

"Ada sedikit pergeseran cara pembayaran, dulu yang pakai cara cash rata-rata 10 persen, sekarang meningkat menjadi 26 persen. Ini disebabkan karena bunga deposito yang sedikit, dan orang lebih memilih properti untuk menginvestasikan uangnya," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, adanya subsidi PPN dari pemerintah untuk sektor properti juga menjadi salah satu penyebab konsumen memanfaatkan momen untuk membeli properti.

Pakuwon Group Property Exhibition

Oleh karena itu, guna memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki hunian di Pakuwon Group, pihaknya menggelar pameran bertajuk "Pakuwon Group Property Exhibition" yang digelar di Fashion Atrium Pakuwon Mall pada 27-31 Oktober 2021.

Dalam acara ini beragam promo ditawarkan, yakni harga mulai Rp500 jutaan, free interior, free BPHTB, dan free PPN 100%. Dan puncaknya ada undian hadiah berupa 1 unit mobil Mitsubishi Xpander.

Pakuwon Group juga berkolaborasi dengan berbagai Bank penyedia KPR/KPA terkemuka di Indonesia seperti BCA, Bank Mandiri, CIMB Niaga, UOB, Bank Permata, OCBC NISP,  BNI, BRI, Bank Danamon, BTN, Bank Mestika dan masih banyak lagi. Hampir semua menawarkan bunga KPR/KPA dan promo-promo yang menarik.

Dalam gelaran pameran akhir tahun kali ini, perseroan menargetkan bisa merealisasikan penjualan sebesar Rp200 miliar. (ris)

Editor :