klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Alat Medis Anestesi di RSUD Umar Masud Bawean Bertambah

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Tampak dari luar RSUD Umar Masud Bawean (Faiz/klikjatim.com)
Tampak dari luar RSUD Umar Masud Bawean (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik —Alat kesehatan untuk melayani operasi medis di Pulau Bawean semakin memadai. Akhir September lalu, satu mesin anestesi baru saja datang di RSUD Umar Mas’ud Bawean. Karena itu, kebutuhan operasi tanpa penyakit penyerta tidak perlu rujuk ke Gresik.

[irp]

Direktur Utama RSUD Umar Mas’ud Bawean Tony S Hartanto mengatakan, mesin anestesi itu merupakan mesin tambahan. Sebab, di RS tipe D itu sudah memiliki mesin anestesi sebelumnya. “Tapi dengan tambahan ini, tindakan operasi bisa berjalan dua sekaligus,” ucapnya, Jumat (1/9/2021).

Untuk itu, ini sangat  berdampak positif bagi masyarakat Bawean. Mengingat, ketersediaan alat anestesi itu, apabila masyarakat Bawean akan melakukan operasi tanpa perlu di rujuk ke Gresik. “Tapi tetap, kalau ada kondisi tertentu yang mengharuskan dirujuk tetap kami rujuk. Misal, operasi dengan pasien yang juga sakit jantung,” kata dokter umum itu.

Namun yang menjadi kendala yakni operator mesin tersebut. Sebab, tanpa adanya dokter spesialis anestesi, mesin itu hanya berjalan satu unit saja. “Satunya kan yang mengoperasikan dokter, yang satu oleh operator,” jelasnya.

Sedangkan saat ini, status dokter spesialis di RSUD Umar Mas’ud merupakan penugasan dari Provinsi yakni spesialis Anestesi dan Penyakit Dalam. Sementara yang tiga, dari program bantuan pendidikan dokter spesialis (PDGS) tiga orang. “Ini kan mereka tugas hanya satu tahun, setelah itu diperbaharui. Nah pas masa transisi ini kadang terjadi kekosongan untuk beberapa bulan,” imbuhnya.

Meski demikian, dengan adanya tambahan mesin anestesi bantuan dari Kementrian Kesehatan itu diakui sangat membantu pelayanan di kepulauan itu. “Dua alat itu nanti bisa dipisah, satu untuk penyakit menular satu tidak menular. Atau bisa berjalan beriringan,” pungkasnya. (bro)

Editor :