klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

KPK Libatkan Pemuda dan LSM dalam Agenda Pemberantasan Korupsi

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Malang —Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menyelenggarakan sekolah intensif bagi pemuda dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) mengenai pemberantasan korupsi di Kota Malang, Jumat (1/10/2021).

Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Brigjend Pol Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi menuturkan, tujuan diselenggarakannya sekolah intensif bagi pemuda dan kalangan LSM ini untuk memperkuat jaringan masyarakat sipil dalam upaya pemberantasan korupsi. Sebanyak 30 peserta dari 410 pendaftar yang lolos seleksi ketat, akan digembleng KPK perihal ilmu pemberantasan korupsi.

"Baik dalam edukasi kepada masyarakat, pencegahan maupun pelaporan," tutur dia.

Selama tiga hari, lanjut Kumbul, 30 peserta dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur diberikan materi penuh mengenai ruang lingkup korupsi, cara pencegahan, investigasi dan penyusunan laporan kepada KPK RI.

"Sehingga mereka bisa menjadi agen pemberantasan korupsi di wilayah atau kota mereka masing-masing dan mampu menyusun laporan dugaan tindak pidana korupsi yang berkualitas sehingga mendukung kinerja penindakan KPK," lanjutnya.

Kumbul pun menegaskan perlunya perluasan kader-kader antikorupsi di daerah mengingat terbatasnya sumberdaya institusi KPK.

"Tujuh puluh persen dari penindakan yang dilakukan KPK berawal dari laporan atau informasi Masyarakat," ungkap dia.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyebut, pihaknya mendukung penuh kegiatan yang diselenggarakan KPK, pasalnya menurut Sutiaji, pemberantasan tidak bisa dilakukan secara sektoral.

"Secara literatur dan hukum kita sudah memadai sebenarnya dalam menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, namun demikian pemberantasan korupsi meliputi banyak aspek," ujarnya.

Sehingga pelibatan pemuda dan kalangan LSM menurut Sutiaji akan berdampak positif bagi upaya pemberantasan korupsi.

"Pelaku sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia adalah kalangan pemuda semua, nah nanti adik-adik setelah selesai mengikuti sekolah intensif ini bisa mengaplikasikan ilmunya sebagai pejuang antikorupsi," tandasnya.(mkr)

Editor :