KLIKJATIM.Com | Gresik--Balai Rukyat Condrodipo di Desa Kambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik bakal diserahkan kepada Lembaga Falakiyah PCNU Gresik.
[irp]
Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Gresik, Asep Heri menyampaikan langsung kabar tersebut saat menggelar rapat dengan PCNU Gresik.
"Insya Allah Yai, tanggal 24 September mendatang akan kami keluarkan sertifikat tanah tersebut atas nama NU tepat di hari ulang tahun BPN," ujar Asep di hadapan para Kyai NU, Senin (6/9/2022).
Asep Heri sempat terheran-heran melihat proses yang diajukan Lembaga Falakiyah PCNU Gresik, atas hak tanah di Condrodipo yang terkatung-katung sejak 2001. Padahal tanah Condrodipo yang berstatus tanah negara bebas, selama 20 tahun ini rutin digunakan Lembaga Falakiyah NU Gresik untuk observasi.
Oleh karena itu, Asep Heri meminta kepada pemerintah desa agar mempermudah administrasi tanah berstatus tanah negara bebas yang diminta pengurus NU, karena digunakan untuk kepentingan orang banyak atau umat.
"Kalau tanah itu peruntukkannya untuk NU, kan digunakan oleh umat, untuk banyak orang, ini untuk ibadah di jalan Allah, tolong lah agar dipermudah. Saya sejak di Gresik sudah ribuan tanah NU yang saya sertifikasi," bebernya.
Terbukti, Selama di Gresik Asep Heri telah menginisiasi sertifikasi wakaf di Kabupaten Gresik dan Kepulauan Bawean. Hasilnya ada 2.500 tanah NU, khususnya tanah-tanah wakaf yang selesai sertifikatnya di tangan Asep.
Sementara itu, Humas Lembaga Falakiyah PCNU Gresik, Angga Purwancara mengapresiasi langkah BPN Gresik yang mempermudah proses sertifikasi tanah tersebut.
"Kami berterima kasih dan mengpresiasi langkah kepala BPN Gresik yang dengan sigap dan cepat mempermudah penerbitan sertifikat tanah Condrodipo atas nama NU," kata Angga.
Apalagi, lanjut Angga, sebelumnya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga memberikan lampu hijau atas penguasaan tanah tersebut untuk kegiatan sosial keagamaan.
Bahkan, tak sedikit tamu dari berbagai pondok pesantren, kampus dan lembaga pendidikan lainnya yang datang ke Balai Rukyat Bukit Condrodipo untuk belajar rukyat, yang tanahnya memiliki luas 500 meter persegi.
"Bupati Gresik, Gus Yani saat Rukyatul Hilal 1 ramadhan 1442 Hijriyah turut hadir bersama Wakil Bupati Gresik, Bu Min. Mengetahui status tanah tersebut, Gus Yani saat itu tanpa banyak pikir langsung memberi lampu Hijau terhadap Falakiyah NU atas penguasaan tanah ini karena tanah ini untuk kepentingan para pemburu hilal dan masyarakat luas," tandasnya.
Hadir dalam rapat tersebut Ketua PCNU Gresik, KH. Husnan Ali, Wakil Sekretaris PCNU Gresik, Masruron, Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Gresik, KH. Chisni Umar Burhan, Humas Lembaga Falakiyah PCNU Gresik, Angga Purwancara, Sekretaris Kecamatan Kebomas, Zainul Arifin, Bidang pengelolaan aset DPPKAD Gresik, dan Kades Kembangan, di kantor BPN.(mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang Perkuat Upaya Swasembada Gula Nasional
Komitmen meningkatkan produktivitas tebu nasional sekaligus mempercepat pencapaian swasembada gula terus diperkuat melalui kegiatan Panen dan Tanam Tebu…
Alokasi DBHCHT Rp4 Miliar, Disperta Sampang Fokus Pacu Pembibitan Tembakau Kualitas Unggul
KLIKJATIM.Com | Sampang – Dinamika pemotongan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi tidak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten Sampang untuk…
BSN Buka Lowongan Kerja Level Manajerial hingga 21 Juni 2026, Ini Syaratnya
Kabar baik bagi para profesional yang ingin berkarier di industri perbankan syariah. PT Bank Syariah Nasional (BSN) membuka rekrutmen melalui skema Professional…
Gubernur Khofifah Resmikan FishTech dan Panen Melon IoT di Masjid Al Akbar
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas dan kemakmuran tempat ibadah secara…
Pemerintah Perpanjang Operasional Kapal LCT di Lintasan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan memberikan relaksasi selama dua tahun bagi operasional kapal Landing Craft Tank LCT…
Pelindo Cabang Kalimas Pastikan Operasional Berjalan Normal Meski Ada Banjir Rob
Potensi banjir rob membayangi kawasan pesisir Surabaya hingga 18 Juni 2026. Meski sempat dikepung genangan air pasang pada Senin, 15 Juni 226 kemarin, Pelindo…