klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kapolresta Sidoarjo Naik Trail Blusukan ke Dusun Terpencil Sidoarjo Bawa Bantuan dan Gelar Vaksinasi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu bersama anggota naik motor trail menuju dusun terpencil kirim bantuan dan gelar vaksinasi.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu bersama anggota naik motor trail menuju dusun terpencil kirim bantuan dan gelar vaksinasi.

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Warga di Dusun Kalikajang, Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo Kota, Kabupaten Sidoarjo, mungkin tak menyangka wilayahnya disambangi Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Sabtu (14/8/2021).

[irp]

Tak hanya disambangi, di dusun tersebut, kapolres juga membagikan bantuan dan menggelar vaksinasi bagi warga. Karena dusun tersebut berada di daerah terpencil, rombongan termasuk kapolresta harus menggunakan motor menuju kesana.

Dengan menaiki motor trail, rombongan berangkat dari Mapolresta sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak mudah untuk mencapai desa terpencil di Kabupaten Sidoarjo sisi Timur ini. Setidaknya butuh waktu sekitar 1,5 jam dari pusat kota.

Sampai Desa Banjarpanji, Kecamatan Tangulangin, akses jalan yang ada hanya cukup untuk satu motor saja, sehingga harus menepi untuk berbagi ruang saat berpapasan dengan motor lain. Bila lengah sedikit saja, pemotor bisa terjerembab ke tambak yang terbentang di kanan dan kiri jalan.

“Hari ini, kami membawa bantuan sembako sebanyak 120 paket beserta bendera merah putih. Kami juga menggelar vaksinasi yang diikuti 76 orang warga,” kata Kombes Pol Kusumo Wahyu.

Kusumo menambahkan, bantuan sembako khususnya di masa pandemi harus diterima oleh semua warga yang membutuhkan. “Termasuk di daerah terpencil seperti Dusun Kalikajang ini. Meskipun masuk di Kecamatan Sidoarjo Kota, dusun ini sangat terpencil. Saya mendengar masih banyak dusun terpencil lainnya di Kota Delta. Segera kita salurkan bantuan ke sana,” imbuh mantan Wakapolresta Banyuwangi ini.

Di Dusun Kalikajang terdapat 120 kepala keluarga yang rata-rata berprofesi sebagai penjaga tambak dan nelayan.

“Ini merupakan bantuan sembako pertamakali yang saya terima. Saya juga bersyukur tadi telah divaksin. Semoga warga sini terhindar dari bencana covid,” terang Suhartatik (41), warga setempat.

Sementara itu Erina Zarotun Nisa (23), mengatakan hal serupa. “Belum pernah ada bantuan sembako sebelumnya,” ujarnya setelah menjalani vaksinasi.(mkr)

Editor :