KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Selain ada Bendung Gerak, dan Jembatan Sosrodirlogo di Wilayah Kecamatan Trucuk juga memiliki agrowisata kebun jambu kristal, lokasinya pun tak begitu jauh dari Kawasan Bendung Gerak, cukup menengok ke arah timur bisa langsung melihat kebun jambu kristal.
[irp]
Kebun jambu kristal memiliki potensi agrowisata yang sangat prospektif, namun dimasa pandemi Covid-19 para petani jambu mengalami penurunan omset penjualan. Namun salah satu kebun jambu kristal yang berada diKecamatam Trucuk ini memanfaatkan melalui online hingga meraup untung.
Sementara orang nomor dua di Kabupaten Bojonegoro, Wakil Bupati Bojnegoro Budi Irawanto pun mengunjungi wisata jambu kristal yang ada di Kecamatan Trucuk tersebut.
Tata Trisnaning (23) pemilik kebun jambu kristal yang ada di Desa Padang Kecamatan Trucuk ini menyampaikan, dalam kondisi saat ini penjualan sangat turun drastis dibandingkan sebelumnya, karena terkendala pandemi dan saat panen raya sulit untuk memasarkan.
"Dulu banyak pengunjung yang datang, namun saat ini harus dibantu berjualan melalui media online. Alhamdulilah banyak pembeli dari luar kota seperti Kabupaten Ngawi, kabupaten Rembang dan Daerah jawa tengah lainya," ucap Tata Trisnaning kepada Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto Kamis (12/8/2021).
Menurut Tata, awal mula terjun ke pertanian karena melihat penjualan jambu kristal menurun, pihaknya langsung tergugah untuk membantu dan meneruskan pertanian yang sudah di buat oleh kedua orangtuanya, kemudian bergelut ke dunia pertanian hampir sekitar satu tahun ini.
"Meskipun ekonomi saat ini sedang dilanda krisis karena pandemi, tapi kami masih bisa bekerja dan menghasilkan. Saya senang hari ini dikunjungi Bapak Wakil Bupati Bojonegoro. Kedatangan beliau memberi arti yang sangat berharga buat kami para petani jambu kristal dan menambah semangat serta motivasi kami untuk terus berkarya dan berinovasi," katanya.
"Untuk luas kebun ini ada dua hektar yang memiliki sekitar 300 pohon jambu kristal, sedangkan untuk harga jambu kristal dibandrol 12.000-15.000/ Kg. Dan setelah sukses menjual jambu kristal secara online, sekarang kami lagi proses mengembangkan jambu kristal mega merah dan jambu kristal wijaya merah," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto mengaku sangat senang bisa melihat masih ada semangat dan motivasi berusaha seperti petani Jambu Kristal ini. Di masa pandemi ini memang banyak tantangan dan keterbatasan-keterbatasan, tapi itu tidak menjadi halangan bagi kita untuk terus berusaha.
"Saya sangat mendukung inovasi dan kolaborasi yang dibangun para petani di Bojonegoro, dengan memanfaatkan dunia digital,"kata Wakil Bupati Bojonegoro
Menurutnya, dunia pertanian memang juga mendapat imbas dari pandemi ini, tapi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro harus terus mendampingi para petani. Mendengarkan petani, dan mencari solusi bersama untuk kemajuan dunia pertanian kita.
"saya sengaja berkunjung untuk tetap merawat semangat di tengah pandemi ini. Konsistensi ini saya yakin melahirkan semangat bagi lainya. Saya selaku pribadi dan pemerintahan Bojonegoro sangat terbuka dan mendukung dengan petani yang ada di Bojonegoro," ujar Wawan sapaan akrabnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga sangat memberi dukungan penuh kepada anak-anak muda yang mau terjun ke pertanian. Dunia Pertanian butuh peran anak-anak muda, generasi milenial, adalah sebagai agen penggerak pertumbuhan ekonomi pertanian.(mkr)
Editor : M Nur Afifullah