KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Warga desa Tenggur kecamatan Rejotangan Tulungagung gempar, setelah pada Minggu (01/08) siang tadi mendapati PJ (52) warga kecamatan Ngunut, meninggal di rumah kakaknya yang ada di desa Tenggur.
Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Trisakti Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya yang menerima informasi ini langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
"Kejadiannya siang tadi sekira pukul 13.00 WIB, kita langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi," ujarnya.
Trisakti mengungkapkan, penemuan orang meninggal dunia di dalam rumah ini pertama kali disampaikan oleh perangkat desa dan tetangga pemilik rumah.
Saat itu tetangga curiga, sebab sejak 3 hari terakhir, PJ tidak nampak beraktifitas, apalagi sejak 3 hari yang lalu rumah yang ditinggali PJ nampak sepi dan terkunci dari dalam.
"Awalnya warga sekitar itu curiga karena sudah 3 hari ini tidak ada aktifitas, kemudian saat dicek rumahnya terkunci dari dalam," jelasnya.
Warga dan perangkat desa kemudian berinisiatif untuk mendobrak pintu depan, rupanya saat berhasil didobrak, PJ dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam kasur yang ada di ruang tamu.
Trisakti menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban, sejak berpisah dengan istrinya 2 tahun yang lalu, PJ tinggal di rumah kakak perempuannya yang ada di desa Tenggur.
Kemudian sejak seminggu terakhir, PJ mengalami sakit batuk batuk, belum diketahui pasti sakit yang diderita PJ, terlebih sejak 3 hari yang lalu, PJ juga mengusir kakaknya dari rumah dan mengunci semua pintu.
"Jadi memang sendirian di dalam rumah, kakaknya disuruh pergi sejak 3 hari yang lalu," pungkasnya.
Masih menurt Trisakti, usai melakukan evakuasi dan visum luar, tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan di tubuh korban, pihak keluarga sendiri menerima kejadian ini sebagai musibah dan berencana memakamnkan jenazah di TPU terdekat. (bro)
Editor : Iman