KLIKJATIM.Com | Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk menandatangani Pokok-pokok Perjanjian atau Heads of Agreement (HoA) tentang Kerja Sama Penyediaan Solusi Energi Berbasis Gas Bumi dan Transportasi/Logistik Berbasis Kereta Api.
[irp]
Penandatanganan Pokok-pokok Perjanjian tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto.
“Sinergi BUMN ini merupakan langkah kolaboratif dan adaptif KAI KAI Gandeng PGN Sinergi Angkut Gas LNGdi masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung untuk memaksimalkan kinerja KAI di sektor angkutan barang,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.
“KAI siap mengangkut LNG milik PGN menggunakan kereta api dari berbagai stasiun ke tempat-tempat distribusi yang dimiliki PGN. Keunggulan angkutan barang menggunakan Kereta Api di antaranya adalah waktu pengiriman yang terjadwal, tepat waktu, lebih ramah lingkungan, serta aman,” ujar Didiek.
Dalam rangka mempersiapkan angkutan LNG dengan Kereta Api, KAI akan memetakan jalur angkutan Kereta Api, data kebutuhan sarana dan prasarana, metode bongkar muat, dan lainnya. Sedangkan PGN akan memetakan profil demand pelanggan, melakukan analisis dan merekomendasikan kebutuhan infrastruktur di sepanjang mata rantai penyaluran LNG, dan lainnya.
Didiek mengatakan, dalam melakukan perencanaan dan persiapan pelaksanaan rencana kerja sama dengan tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). “KAI sendiri sudah mendapatkan izin khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengangkut B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) kategori DG class 2 yakni berupa gas,” kata Didiek.
Di samping rencana angkutan LNG menggunakan Kereta Api, KAI dan PGN juga akan melaksanakan kerja sama dalam hal penyediaan solusi energi berbasis gas bumi oleh PGN kepada KAI dalam rangka konversi bahan bakar non gas pada sarana KAI.
“KAI juga bersama-sama PGN akan terus mengkaji dan mengujicobakan penggunaan bahan bakar gas ke kereta pembangkit yang dimiliki KAI,” ujar Didiek.
Didiek mengatakan, Sinergi BUMN ini diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan, mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas, serta membantu pemulihan perekonomian nasional kedepannya melalui distribusi logistik yang dapat diandalkan. (ris)
Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi
Bayi Laki-laki Ditemukan di Trotoar Madiun, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
Warga Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki berusia 17 hari di trotoar tepi Jalan Ring Road Barat, Jumat (15/5/2026) pagi. Bayi berinisi…
Begini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian
PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran listrik, sehingga masyarakat dapat…
Bojonegoro Perkuat Transformasi Digital, Nilai SPBE Tembus Predikat Sangat Baik
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat transformasi digital pemerintahan melalui kegiatan coaching clinic p…
Humpus Grup Bangun Kilang LNG Mini di Bojonegoro
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melalui anak usaha PT OTS Internasional (OTSI) membangun kilang mini Liquefied Natural Gas (LNG) Bojonegoro.…
Volume Sampah Terus Meningkat, DPRD Gresik Dukung Solusi PSEL Regional
KLIKJATIM.Com | Gresik – DPRD Gresik menyatakan komitmennya mendukung program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Regional Surabaya Raya sebagai s…
Gubernur Khofifah Sambut Rombongan Bhikkhu Lintas Negara di Grahadi
Gubernur Khofifah Sambut Rombongan Bhikkhu Lintas Negara di Grahadi: Ajak Jadikan Indonesia Walk For Peace 2026 sebagai Penguat Toleransi, Kebersamaan dan Harm…