KLIKJATIM.Com | Gresik — Misteri kematian tak wajar Erni Kristiana (36) janda asal Desa Bringkang, Kecamatan Menganti Jumat (9/7) lalu hingga kini belum terkuak. Dugaan kuat, ia menjadi korban pembunuhan. Siapa pelakunya? Keluarga mencurigai orang dekat laki-laki korban.
[irp]Kakak ipar korban, Sriati (44) meyakini adiknya itu dibunuh orang terdekatnya. Apalagi sepeninggal suami, korban diketahui akrab dengan sejumlah pria. Sehingga, dugaan kuat motifnya dilatarbelakangi asmara.
Menurutnya, Erni Kristiana sempat beberapa kali curhat bahwa sedang dekat dengan seorang pria. Meski demikian, Sriati mengaku belum pernah bertemu dengan pria yang dimaksud. “Dia (Korban) juga chattingan di media sosial dengan sejumlah pria,” ungkapnya.
Kecurigaan iparnya dibunuh semakin menguat dengan handphone korban hilang saat kejadian. Sriati sempat berusaha mengakses media sosial korban, namun passwordnya telah berganti. Foto-fotonya pun diganti dengan gambar hewan. Begitu pun dengan emailnya, tidak bisa diakses.
Kejanggalan lain adalah barang-barang berharga korban tidak ada yang hilang. Sepeda motor, uang, perhiasan, surat rumah dan barang lainnya aman. Hanya handphone yang raib entah kemana. Diduga dibawa kabur pelaku.
Terpisah, Ketua RT 4 RW 2 Desa Bringkang Suwaib (55) mengaku ikut mengevakuasi jasad korban. Awalnya, kamar korban tertutup rapat dan terkunci, namun terdengar suara kipas menyala. Ia memberanikan diri mendobrak dengan berbekal besi linggis.
“Korban dalam posisi tengkurap bersimbah darah dan kondisinya setengah telanjang,” bebernya. Pakaian yang dikenakan korban tersingkap separo badan. Sedangkan di lantai tempat korban tengkurap sudah dipenuhi dengan darah.
“Itu darahnya sudah berubah warna. Merah dan hitam. Selimut yang ditutupi kepala korban sudah dipenuhi belatung,” tandasnya.
Ditanya terkait kejanggalan tewasnya korban, ia enggan berspekulasi. Hal itu ranah dari pihak berwajib, dalam hal ini kepolisian.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan saat ini kepolisian terus melakukan pendalaman. Meski demikian, pihaknya belum bisa memberikan keterangan detail. “Masih penyelidikan, mohon waktu,” ujar perwira dengan tiga balok di pundak itu.
Polisi telah memasang police line di tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Bahkan, informasi yang berkembang, polisi sedang mengejar seseorang diduga pelaku hingga ke luar kota. (rtn)
Editor : Redaksi
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…
Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pengawasan bersama, kepatuhan terhadap perizinan, hingga kewajiban reklamasi dinilai menjadi sejumlah langkah penting untuk menjaga k…
Beasiswa Pelajar Tangguh PT Smelting Cetak 52 Pelajar Berprestasi di Gresik
PT Smelting terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan yang berkelanjutan. Salah satu ini…