KLIKJATIM.Com | Jombang - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, dalam beberapa hari terakhir, merasa keteteran. Menyusul, angka kematian pasien Covid-19 di Kota Santri, terus meningkat.
[irp]Berdasarkan data BPBD setempat, dalam sepekan terakhir, angka kematian pasien Covid-19 meningkat tajam hingga 70 persen. Bahkan, jumlah pemakaman jenazah pasien Covid-19 mencatat rekor terbanyak sepanjang virus Corona merebak di Jombang, yakni sebanyak 22 jenazah dalam sehari.
“Tiga hari terakhir, jumlahnya fluktuasi. Paling banyak, kami memakamkan 22 jenazah pasien Covid-19 dalam sehari,” kata Pepy Stevie Maria, Koordinator Operasional BPBD Jombang, Senen (5/07/2021).
Pepy Stevie mengaku tidak menemui kendala berarti saat proses pemakaman pasien Covid-19. Meski begitu, kerja berat dan melelahkan itu sangat dirasakan seluruh anggotanya.
Mengingat, proses pemakaman jenazah Covid-19 ini, tanpa melibatkan masyarakat sekitar. Praktis, semua dilakukan petugas berwenang.
Pihaknya juga mengatakan, terdapat tiga tim untuk mengurusi pemakaman jenazah pasien Covid-19. Kebanyakan dari mereka, adalah relawan. Ketiga tim tersebut bekerja secara bergilir sesuai jadwal yang sudah diatur.
“Kendala kita hanya keterbatasan personel. Sehingga ketika ada pasien Covid-19 yang meninggal di waktu bersamaaan, kami tidak bisa melayaninya di waktu yang bersamaan juga,” katanya.
Konsekwensi jika ada yang meninggal bersamaan, lanjut dia, proses pemakaman membutuhkan waktu cukup panjang.
“Ya kami lakukan secara berturut-turut. Jika yang satu sudah rampung pemakamannya, kami langsung pindah menangani yang satunya. Begitu seterusnya,” sambungnya.
Pepy Stevie menambahkan, jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan, tidak hanya warga Jombang saja. Melainkan juga warga yang merantau di daerah lain. Namun, ketika meninggal di sana, jenazahnya dimakamkan di kampung halamannya.
“Jenazah yang dimakamkan, tidak semua yang dinyatakan terkonfrimasi positif Covid-19. Ada juga yang suspect dan pemakamannya diwajibkan sesuai SOP Covid-19,” ujarnya.
Disinggung peralatan pemakaman, Pepy Stevie mengatakan, semua kebutuhan teknis sudah disiapkan secara matang. Mulai APD (alat pelindung diri), semprotan disinfektan, helm pengaman, masker, sepatu boot sarung tangan karet, hingga pacul untuk meratakan tanah saat mengebumikan jenazah.
Usai pemakaman dan kala senggang, lanjutnya, seluruh peralatan disterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Kemudian, dijemur di bawah sengatan matahari.
“Seluruh peralatan kami pilang dan dihitung sesuai kebutuhan. Lalu dibungkus ke kantong kresek dan dimasukkan ke mobil BPBD. Begitu sewaktu-waktu kami mendapat kabar dari empat rumah sakit rujukan Covid-19 di Jombang, kami langsung berangkat,” paparnya.
Ia berharap, jika setiap desa membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang diajarkan tentang pemakaman sesuai protokol Covid-19. Hal ini, sebagai antisipasi kala angka kematian pasien Covid-19 mendadak booming. Sehingga, proses pemakaman tidak butuh waktu lama.
“Meski hal itu tidak kita inginkan bersama. Setidaknya, adanya Satgas khusus di masing-masing desa itu sebagai antisipasi. Dan satu lagi harapan kami, agar warga Jombang mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah,” pungkas Stevie Pepy Maria.
Editor : Redaksi
UTM Bangkalan Bangun Ekosistem Baru, Riset, Inovasi, dan Bisnis Bertemu di Kafe
Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mulai membangun ekosistem baru yang mempertemukan riset, inovasi, pendidikan, dan kewirausahaan.…
Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg
KLIKJATIM.Com | Jember – Suasana kemeriahan Karnaval Budaya di Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, berubah…
DK3P Jatim Usulkan Edukasi K3 Terintegrasi di SMK, Bekal Siswa Sebelum Terjun ke Industri
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Kesadaran mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dinilai perlu dibangun sejak seseorang masih berada di bangku sekolah. L…
Desa Binaan PLN di Semarang Raih Penghargaan Kampung Keluarga Berkualitas Terbaik Nasional 2026
KLIKJATIM.Com | Semarang – Desa Lerep, Kabupaten Semarang, berhasil meraih penghargaan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Terbaik Tingkat Nasional 2026 k…
Ketua DPRD Gresik Dukung RUU Perampasan Aset, Tekankan Perlindungan Hak dan Kepastian Hukum
KLIKJATIM.Com | Gresik – Ketua DPRD Kabupaten Gresik M. Syahrul Munir menyatakan dukungan terhadap pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) P…
Tak Terima Kliennya Ditahan, Kuasa Hukum Eks Kepala Dinas Pendidikan Sampang Siapkan Permohonan Penangguhan Penahanan
Terjerat Kasus Korupsi, Kuasa Hukum Eks Kepala Dinas Pendidikan Sampang Siapkan Permohonan Penangguhan Penahanan …