klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kapolres Malang Perintahkan Jajaranya Pantau Harga Obat dan Alkes di Apotek

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono

KLIKJATIM.Com | Malang - Lonjakan pasien Covid dalam dua pekan terakhir memicu kenaikan permintaan obat tertentu dan alat kesehatan seperti alat bantu oksigen. Kondisi ini dimanfaatkan sejumlah oknum tak bertanggungjawab dengan memborong persediaan hingga terjadi kelangkaan barang. Untuk menindak hal itu, Polres Malang berencana akan mengawasi sejumlah apotek dan toko obat.  

[irp]

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono memerintahkan jajarannya untuk mengecek langsung harga obat di apotek. Hal itu guna mengantisipasi lonjakan harga obat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam masa pandemi. Pengecekan ini mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor: HK.01.07/Menkes/VI/4826/2021, tentang harga eceran tertinggi obat di masa pandemi covid-19 dan penerapan Pemberlakuan Pembatas Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

“Pelaksanaan kegiatan berdasarkan Kemenkes RI dan yang terbaru adalah instruksi dari Kabareskrim Polri Komjen Agus Anrianto usai zoom meeting dengan Koordinator PPKM darurat, Luhut Binsar Panjaitan,” kata Bagoes, Sabtu (3/7/2021) malam.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Baralangi menjelaskan, pengecekan HET dilakukan di dua tempat, yakni apotek Kimia Farma dan Petra Kepanjen. “Kami cek di dua apotek, harga obat eceran masih stabil,” tegas Donny.

Donny menerangkan, pengecekan dan pemantauan di apotek akan rutin digelar selama pemberlakuan PPKM darurat di Malang. “Rutin kita gelar. Ada pula petugas piket Reskrim yang siap bergerak jika terima aduan lonjakan harga obat, ini wujud respon kami dalam menjaga stabilnya harga obat eceran bagi masyarakat. Jika ada oknum yang bermain harga dan persediaan alkes kami akan tindak tegas,” tutup AKP Donny. (ris)

Editor :