klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dirazia, Sopir Bus Jurusan Surabaya-Semarang Positif Pakai Narkotika

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
AKBP Kusworo Wibowo sedang melihat hasil tes urine yang dilakukan petugas BNNK Gresik di Terminal Bus Bunder, Gresik. (Miftahul Faiz /klikjatim.com)
AKBP Kusworo Wibowo sedang melihat hasil tes urine yang dilakukan petugas BNNK Gresik di Terminal Bus Bunder, Gresik. (Miftahul Faiz /klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik--Petugas gabungan dari Polres Gresik, BNNK Gresik dan Dinas Perhubungan Gresik menggelar razia sopir bus di terminal Bunder, Gresik. Hasilnya, seorang sopir bus dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika.

Petugas meminta sopir bus yang singgah di terminal Bunder turun. Lalu mereka diminta menjalani tes urine. Sopir bus yang diperiksa rata-rata jurusan Bojonegoro, Semarang. Ada 16 sopir bus yang diperiksa. Satu di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.

Sopir bus itu bernama Sugik Margono, yang mengemudikan bus jurusan Surabaya-Semarang. Pria berkemeja putih itu tampak tegang saat petugas BNN memeriksa sampel urine miliknya. Dia langsung dibawa duduk di belakang tes urine. Ternyata, pria yang memiliki tato di lengan sebelah kanan ini terbukti mengkonsumsi obat sebelum mengemudi.

"Saya kemarin cuman minum obat diare," kata Sugik, Selasa (17/12/2019).

[irp]

Tidak sampai setengah jam, Sugik langsung dibawa menuju kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik yang berada di sebelah tenda cek kesehatan dan tes urine. Hal ini berbeda dengan para sopir bus lainnya yang langsung mendapat obat dan kembali ke armada bus. 

Sopir bus jurusan Surabaya - Semarang itu tampak menutupi wajah dengan kedua tangannya. Ternyata, dia berbohong kepada wartawan dan petugas BNNK Gresik. Saat didekati Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo. Sugik mengaku mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

"Satu pengemudi terindikasi narkoba, positif konsumsi sabu kemudian sudah kami lakukan interogasi dan saat ini ditintak lanjuti oleh Satnarkoba Polres Gresik," kata Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo kepada wartawan.

Dikatakan Kusworo, menurut keterangan dari Sugik, sekitar satu pekan lalu mengkonsumsi sabu. Pihaknya masih mendalami seberapa jauh keterlibatan Sugik dalam bisnis haram itu.

[irp]

"Apakah sebagai pengedar apakah sebagai pengguna ini nanti kita lakukan pendalaman lebih lanjut. Petunjuk yang kami dapatkan baru sebatas urine positif," tuturnya.

Akibatnya, sebanyak 60 penumpang bus harus turun dan diganti dengan armada bus dan sopir yang baru sebelum melanjutkan perjalanan.

"Yang jelas saat ini masih ada bis tujuan Surabaya-Semarang yang saat ini belum beroperasi karena sopirnya masih kita amankan dan sedang kami koordinasikan dengan pihak terkait agar segera mengirimkan sopir pengganti agar bisa terus berjalan dan kondisi pengemudinya dalam keadaan sehat tidak dalam pengaruh alkohol atau bahkan dalam pengaruh narkoba," tutupnya. (iz/mkr)

Editor :