klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Operasi Gabungan, Polres Gresik Amankan Miras Oplosan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo saat memimpin operasi gabungan jelang momen Nataru. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)
Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo saat memimpin operasi gabungan jelang momen Nataru. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Jelang peringatan hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Gresik semakin gencar menggelar operasi. Khusus dalam kegiatan operasi gabungan yang melibatkan unsur TNI, MUI dan organisasi masyarakat (ormas) ini berhasil mengamankan minuman keras (miras) oplosan, Rabu malam (11/12/2019).

Razia yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo menyisir beberapa warung di pinggir jalan. Salah satunya di Jalan Raya Maduran, Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik.

[irp]

"Kami temukan ada miras oplosan yang secara diam-diam dijual dan sekarang masih pemeiksaan," kata AKBP Kusworo.

Adapun penjual miras oplosan adalah Teguh (59). Laki-laki yang merupakan sopir truk itu menjual miras oplosan, dengan harga Rp 20 ribu per gelas dan Rp 65 ribu satu botolnya.

Miras oplosan ini dijajakan ke warung-warung, khususnya tempat yang dilengkapi karaoke. Dan pelaku menjual miras oplosan ini sudah dilakoni setahun.

[irp]

Kapolres Gresik berharap, masyarakat bisa memiliki kesadaran hukum untuk tidak menjual miras lagi.

"Ada banyak anak muda yang sering meminum miras, lalu meninggal mengenaskan. Jadi, kami imbau masyarakat agar tidak mengkonsumsi minuman keras," tambah Akpol tahun 2000 tersebut.

Sementara itu, Ketua MUI Gresik, KH Mansoer Shodiq mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan operasi gabungan tersebut. Karena peredaran miras di kota santri ini memang harus dicegah dan diberantas.

"Sebab miras awal mula dari sebuah kejahatan," ujarnya. (iz/nul)

Editor :