KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Peristiwa ambruknya empat ruangan di SDN Gentong, Kota Pasuruan yang mengakibatkan dua korban tewas terus didalami. Bahkan, hari ini tim penyidik Polda Jatim melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Pasuruan, Senin pagi (9/12/2019).
Dari pantuan KlikJatim di lapangan, nampak lima belas penyidik menggunakan rompi bertuliskan Tipidkor Polda Jatim melakukan penggeledahan. Mereka menyusuri beberapa ruangan di dalam kantor Dispendik Kota Pasuruan.
[irp]
"Saya tidak tahu apa yang dicari penyidik Polda Jatim. Tapi semua arsip diperiksa satu persatu, mungking penggeledahan ini terkait kejadian di SDN Gentong," kata Endang, Plt Kabid Pendidikan Dasar Dispendik Kota Pasuruan.
Lebih spesifik arsip dokumen yang diperiksa berkaitan dengan pekerjaan rahab tahun 2012.
Endang mengakui, sebelum penggeledahan dilakukan sudah ada pemberitahuan terlebih dahulu. Hanya saja jadwalnya tidak sesuai informasi awal yang diterima.
"Memang ada beberapa dokumen yang diminta oleh penyidik," lanjutnya.
[irp]
Permintaan dokumen tersebut berkaitan dengan pekerjaan rehab di SDN Gentong. "Saat itu saya di bidang menengah, jadi tidak tahu pasti kapan dilakukan rehab sekolah tersebut," pungkasnya.
Seperti diketahui, pada November lalu terjadi insiden empat ruang kelas di SDN Gentong, Kota Pasuruan mendadak ambruk. Guru dan satu siswanya menjadi korban tewas dalam peristiwa petaka ini.
Hingga akhirnya kasus ini menjadi perhatian nasional. Dalam perkembangannya, Polda Jatim juga sudah menetapkan dua orang tersangka dari pihak kontraktor karena dianggap lalai. (dik/roh)
Editor : Redaksi