KLIKJATIM.Com | Gresik — Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Gresik tengah diusulkan untuk direvisi oleh Pemkab Gresik. Dari kabar yang didapat, draf perubahan RTRW tersebut saat ini sedang dikaji di Kementerian ATR BPN.
[irp]Termasuk dalam rencana perubahan tersebut, yakni peruntukan ruang yang berada di Desa Pandu, Kecamatan Cerme. Meski sebelumnya desa itu berada di zona merah jambu (merah muda) atau pola ruang rawan bancana (banjir), Pemkab mengusulkan perubahan menjadi zona pemukiman.
Menurut Perda RTRW 2010-2030, wilayah desa Pandu koordinat 7°13'09.6"S 112°34'44.4"E diwarnai sebagai zona biru (muda) beriringan dengan zona kuning. Zona biru tersebut merupakan zona budidaya perikanan.
Kemudian lebih detail lagi, dalam Perda tersebut kawasan desa Pandu diblok dengan warna merah jambu yang berarti pola ruang rawan bencana (banjir). Di daerah sana, zona warna kuning hanya berada di tepi jalan raya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bappeda Pemkab Gresik Hermanto T Sianturi mengatakan bahwa, saat ini sedang ada revisi tata ruang. Sebab dalam tata ruang lama belum dimasukan jalan tol.
“Prinsip keberadaan jalan tol dan Industri strategis nasional wajib diwadahi pola dan struktur RTRW,” ucapnya.
Ditanya soal desa Pandu tepatnya di rencana lokasi perumahan Dakota City, Hermanto menyebut masuk zona kuning atau zona pemukiman. Menurutnya, perumahan tersebut memang belum mengajukan ijin pemanfaatan ruang (IPR).
“Hasil Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Gresik Tahun 2016-2020 oleh BNPB, masuk ke kategori sedang di Kecamatan Cerme dan secara keseluruhan beresiko rendah. Sesuai dengan teori lokasi, dengan dibukanya Interchange Pandu, maka akan terjadi perubahan pemanfaatan ruang berdasar ketersediaan infrastrukturnya,” jelas Herman.
Perlu diketahui, lokasi rencana berdirinya Perumahan Dakota City itu tidak jauh dari Kali Lamong. Jaraknya sekitar 1 kilometer. Memang beberapa tahun terakhir ini di desa Pandu tepatnya di sekitar jembatan tak luput dari terjangan banjir Kali Lamong. Namun untuk sekitar lokasi dekat Dakota City, jarang terjadi banjir.
“Tahun kemarin banjir sebentar,” tutur Heri, salah seorang warga Pandu.
Menurut peta RTRW yang berlaku saat ini, lokasi zona rawan banjir Desa Pandu diblok cukup besar, termasuk lokasi yang diplot berdiri Perumahan Dakota City. Malahan daerah yang lebih jauh dari Kali Lamong pun ikut di beri warna pink itu. (rtn)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Penipuan Berkedok Investasi Rugikan Rp 2,4 Miliar, Polres Kediri Tahan Pelaku
Tiga warga Kabupaten Kediri mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi atau modal kerja. Total kerugian yang mereka laporkan…
Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat komitmen mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan mudah diakses seluruh masyarakat melalui …
Kebakaran Hutan Rakyat di Magetan Meluas, 5 Hektare Lahan Dilalap Api
Kebakaran melanda kawasan hutan rakyat di Dusun Sendung, Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Rabu (19/8/2026). Api diperkirakan membakar lah…
Pemkab Bojonegoro Imbau ASN Konsumsi Produk Lokal Melalui GASPOL
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meminta seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkup setempat mengkonsumsi produk lokal yang diawali beras lokal…
58 Mahasiswa Asal NTT Kuliah di UNEJ, 6 dari Daerah Terdampak Gempa Jadi Perhatian Kampus
KLIKJATIM.Com | Jember – Universitas Jember (UNEJ) menggalang bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), seusai pelaksanaan u…
Kejari Probolinggo Musnahkan Barang Bukti Perkara Pidana Inkrach
Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, memusnahkan barang bukti dari 101 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap dengan perkara narkotika…