KLIKJATIM.Com | Surabaya—Perayaan ulang tahun (ultah) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kini tengah didalami Polda Jatim. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga telah selesai dilakukan polisi.
[irp]
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi mengatakan, penyidik kini tengah melakukan analisa hasil olah TKP dan keterangan para saksi.
"Polda Jatim telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor. Kemudian kegiatan olah TKP juga sudah kami lakukan, dan sekarang ini masih proses analisa," ujar Gatot dikonfirmasi, Jumat (28/5/2021).
Disebutkan, sebelumnya polisi sudah melakukan olah TKP di rumah dinas gubernur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Selasa (25/5/2021) lalu. Sayangnya, tidak menjelaskan secara detail berapa jumlah saksi dan kapan pemeriksaan tersebut dilakukan.
Ia hanya meminta agar masyarakat bisa bersabar. Pasalnya, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Jadi berikan kesempatan pada kami, penyelidik untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional," tandasnya.
Kasus ini dilaporkan sejumlah kelompok masyarakat di Jatim ke Polda Jatim atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan (protkes) saat pesta ulang tahun. Satu di antaranya laporan yang dilayangkan Arek Aktivis 98 Suroboyo Tangi. Mereka melaporkan Khofifah atas dugaan pelanggaran protkes dan gratifikasi.
Roni Agustinus, Perwakilan Arek Aktivis 98 Tangi mengatakan, pesta ulang tahun itu sudah jelas melanggar protkes, karena digelar dengan menghadirkan banyak orang dan menimbulkan kerumunan.
Klarifikasi Khofifah yang menyebut berita dan video tentang pesta ultahnya itu tidak faktual dan tidak objektif juga disayangkan.
Sedangkan sebelumnya, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak juga merespon laporan kasus tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menghormati upaya hukum yang berjalan di Polda Jatim atas dugaan pelanggaran protkes saat pesta kejutan ulang tahunnya bersama Khofifah.
"Saya yakin Pemprov sudah memastikan bahwa seluruh proses terkait dengan yang berlangsung di Polda ini kami hormati dengan sebaik-baiknya," kata Emil, di Surabaya, Selasa (25/5/2021) lalu. (mkr)
Editor : Redaksi