KLIKJATIM.Com | Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Rest Area Indonesia (Aprestindo), Widie Wahyu GP mengatakan, rest area mengalami kerugian Rp2 miliar pada Lebaran 2021. Kerugian tersebut mencakup seluruh rest area di Indonesia.
[irp]
“Kerugian keseluruhan rest area se-Indonesia itu bisa mencapai Rp20 miliar, bisa lebih malah,” ujar Widie, Jakarta, Kamis (13/5).
Kerugian ini terjadi karena rest area harus tetap membayar kebutuhan operasional secara normal sementara pemasukan tertekan akibat larangan mudik dan pengusaha diwajibkan membayar THR.