klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kurangi Ketergantungan Pupuk Anorganik, Pemerintah Harus Gencar Sosialisasikan Pupuk Organik

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Ilustrasi pupuk organik. (Shutterstock/Singkham)
Ilustrasi pupuk organik. (Shutterstock/Singkham)

KLIKJATIM.Com | Jember - Kelangkaan pupuk subsidi masih saja menjadi problem bagi petani, karena mereka masih bergantung pada pupuk anorganik. Sehingga peran pemerintah sangatlah diperlukan untuk berupaya menghilangkan ketergantungan petani terhadap pupuk subsidi. Salah satunya gencar melakukan sosialisasi pupuk organik kepada petani.

[irp]

Anggota DPRD Jatim dapil V (Jember-Lumajang), Satib mengungkapkan, bahwa pihaknya kerap mendapat wadulan dari masyarakat saat menggelar reses di dapilnya (daerah pemilihan) tentang kelangkaan atau mahalnya harga pupuk. Pasalnya selama ini petani selalu mengandalkan pupuk subsidi.

"Jika masyarakat hanya mengandalkan pupuk subsidi, maka berat bagi petani. Karena kondisi panen seperti ini," ujar Satib.

Lebih jauh dijelaskan, penyebab bergantungnya pupuk susbidi karena selama ini para petani lebih memilih penggunaan pupuk anorganik. Sedangkan dengan pupuk organik belum begitu mengetahui hasilnya.

"Selama ini petani kita mengandalkan pupuk subsidi atau pupuk berbahan kimia," lanjut politisi asal Partai Gerindra tersebut.

Apalagi kondisi keuangan negara juga sedang defisit. Sehingga pemerintah dan petani diharapkan bersama-sama bisa mencari solusi untuk memecahkan masalah ini. Khususnya bagi pemerintah harus mampu menggiring para petani agar mau memakai pupuk organik.

Misalnya dengan didorong mengoptimalkan penggunaan pupuk subsidi dan pupuk organik. Sebagai langkah konkretnya, petani dapat diberikan bantuan pupuk organik.

"Terkait pemberian bantuan ini, tentu harus ada pengawalan dan pengawasan. Sehingga distribusi pupuk organik bisa tepat guna dan tepat sasaran kepada petani," jelasnya.

Jika upaya demikian mulai diterapkan, Satib optimis bahwa petani akan bersedia membeli pupuk organik untuk masa tanam berikutnya setelah mengetahui hasilnya. "Jadi peran pemerintah di sini sangat penting," imbuh Anggota Komisi D DPRD Jatim itu.

Selanjutnya Ketua DPC Gerindra Jember ini menambahkan, untuk mengoptimalkan penggunaan pupuk organik bagi petani juga sudah mulai dilakukan dari lingkungan sekitarnya. Satib bersama kader Partai Gerindra, terutama yang duduk di DPRD Jember untuk mendorong para petani setempat agar mulai mencoba pupuk organik.

"Kami juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian Jember untuk melakukan uji coba kepada beberapa petani sebagai percontohan," tandasnya. (nul)

Editor :