klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bupati Nganjuk Diperiksa KPK di Polres Nganjuk, Kantor BKD Digeledah

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Nganjuk—Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat hingga saat ini masih diperiksa di Mapolres Gresik. Sebanyak 8 anggota Bareskrim Mabes Polri juga masih menggeledah kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk.

[irp]

Petugas berbaju putih datang sekitar pukul 09.00 WIB membawa ransel dan langsung melakukan penggeledahan. Namun, tak terlihat petugas KPK yang biasanya dikenali dengan memakai rompi.

Penggeledahan dilakukan di tiga ruangan yang telah disegel. Ketiganya merupakan ruangan di Sub Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk. Ruang itu berada di lantai dua yang juga lingkup kantor Bupati Nganjuk.

Namun, wartawan yang datang tidak diperkenankan mendekat. Tampak beberapa petugas Satpol PP berjaga di depan lobby.

"Maaf mas, wartawan nggak boleh masuk," kata salah satu petugas Satpol PP, Adi Samsu kepada wartawan di Nganjuk, Senin (10/5/2021).

Sementara hingga pukul 11.00 WIB, para wartawan masih menunggu di lobby BKD yang berada di lingkungan kantor Bupati Nganjuk. Petugas juga masih sibuk melakukan penggeledahan.

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terjaring OTT KPK. Kini, Novi tengah diperiksa di Polres Nganjuk. Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk Mokhamad Yasin pagi ini mendatangi mapolres.

Sementara Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama, saat dihubungi mengaku belum bisa memberikan statement apapun. Karena, OTT KPK ini merupakan wewenang Bareskrim Mabes Polri.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT pada Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat pada Minggu (9/5/2021) malam. Novi terciduk OTT karena diduga menerima suap jual-beli jabatan. Uang ratusan juta rupiah disita tim KPK dalam OTT yang bekerja sama dengan Bareskrim Polri. (*)

Editor :