KLIKJATIM.Com | Nasional – Petrokimia Gresik (PG) sebagai perusahaan solusi agroindustri sekaligus anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menambah daftar panjang koleksi prestasi. Kali ini penghargaan yang berhasil dibawa pulang adalah Platinum dan Grand Platinum dalam ajang Standar Nasional Indonesia (SNI) Award 2019 oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, secara simbolis menyerahkan tropi dan piagam penghargaan kepada Direktur Utama (Dirut) Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi di Jakarta, pada Rabu malam (20/11/2019).
Grand Platinum merupakan penghargaan tertinggi. Selain itu, hanya diberikan kepada perusahaan atau organisasi yang sudah tiga kali berturut-turut meraih predikat Platinum dalam ajang SNI Award. Dan tahun ini merupakan kali ketiga bagi Petrokimia Gresik meraih penghargaan Platinum, setelah pada tahun 2017 serta 2018.
"Dengan diraihnya penghargaan Grand Platinum SNI Award ini, tentunya memotivasi Petrokimia Gresik untuk terus mengembangkan penerapan SNI. Terutama di sektor agroindustri sekaligus sebagai pemicu lahirnya inovasi di segala bidang," ujar Rahmad Pribadi, Kamis (21/11/2019).
[irp]
Menurutnya, SNI Award adalah penghargaan yang mencerminkan komitmen seluruh karyawan dalam membangun budaya mutu dan menciptakan produk berkualitas. Petrokimia Gresik sebagai perusahaan yang tengah menjalankan transformasi bisnis, dituntut selalu menerapkan berbagai sistem manajemen berbasis SNI. Tujuannya untuk meningkatkan daya saing perusahaan.
"Seperti yang telah kami sampaikan dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik (TPBG) merupakan jawaban kami dalam menghadapi tantangan bisnis di era disrupsi ini. Salah satu strategi yang mendukung suksesnya transformasi bisnis perusahaan kami adalah penerapan berbagai sistem manajemen, di antaranya penerapan standarisasi SNI," terangnya.
SNI merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing. Karena dengan menerapkan SNI dalam proses bisnis, berarti memberikan jaminan kepada konsumen terhadap produk yang dihasilkan Petrokimia Gresik sudah sesuai, teruji, layak, dan aman. Sehingga, dapat memenuhi standar kualitas.
Dengan penerapan SNI, berbagai sisi manajemen bisnis menjadi lebih sehat dan efisien. Kualitas bahan baku juga selalu terjaga dan produk-produk yang dihasilkan berdaya saing tinggi.
[irp]
"Dampak yang paling terasa pada penerapan SNI bagi Petrokimia Gresik, adalah produk-produk yang semakin diminati konsumen karena kualitasnya yang selalu terjaga. Hal ini dapat membantu penjualan produk komersial guna mengantisipasi persaingan global," jelas Dirut PG.
Menyusul diraihnya prestasi ini, Rahmad memastikan, tidak akan membuat perusahaan berpuas diri. Petrokimia Gresik harus terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan daya saing produk di dalam negeri maupun luar negeri melalui penerapan SNI.
"Komitmen tersebut diwujudkan dengan melakukan perbaikan-perbaikan di segala bidang mulai dari sektor hulu hingga hilir. Dengan harapan, kinerja perusahaan dapat terus meningkat sehingga nantinya dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain," tutupnya.
Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi /Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro berharap, SNI Award memiliki dampak luas bagi pelaku industri untuk menerapkan SNI. Yaitu, mulai dari penyedia bahan baku, manufaktur, distributor maupun pihak terkait lainnya.
[irp]
“Khusus untuk lembaga pemerintah atau BUMN, SNI harus menjadi persyaratan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kebijakan ini akan mendorong tumbuhnya industri yang memproduksi barang berkualitas dan memberikan pelayanan jasa sesuai harapan pelanggan, yang pada akhirnya menjadikan Indonesia berdaya saing tinggi,” ujar Bambang.
SNI Award merupakan ajang pemberian apresiasi dari pemerintah Indonesia, bagi organisasi yang berkomitmen menerapkan SNI secara konsisten dan berkinerja baik. Ajang penghargaan ini merupakan perhelatan ke-15 sejak 2005 dan tahun ini adalah tahun kedua predikat Grand Platinum diberikan sepajang sejarah perhelatan SNI Award.
Pada tahun 2019, penghargaan SNI Award diberikan kepada 69 organisasi dan perusahaan. Di antaranya meliputi 1 penerima SNI Award peringkat Grand Platinum, yaitu Petrokimia Gresik; tiga penerima peringkat Platinum; 15 penerima peringkat Emas; 38 penerima peringkat Perak; serta 13 penerima peringkat Perunggu.
Adapun diketahui, proses penilaian SNI Award dilakukan secara ketat oleh tim juri, yang diketuai pakar ekonomi Rhenald Kasali dengan beranggotakan 20 orang ahli di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian. Para juri berasal dari industri, pemerintah, perguruan tinggi, maupun asosiasi. (nul/hen)
Editor : Redaksi