KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pakar Geologi menyenutkqn Malang Selatan memang rawan gempa karena berada di area tumbukan dua lempeng besar. Kedua lempeng itu Euro Asia dan Ibdo Australia yang terjadi tumbukan dan menyusup ke Pulau Jawa.
[irp]
Menurut Ir Amin Widodo, Pakar Geologi ITS Surabaya, wilayah selatan malang rawan gempa karea lempeng selatan euro asia dan lempeng indo australia.
Pertemuam lempeng sudah ada sejak jutaan tahun. Lempeng indo australia menyusup ke pulau Jawa memang memiliki karakter menimbulkan gempa dengan magnitudo cukup besar bisa diatas 6 SR. Sehingga masyarakat di Pulau Jawa, harus mewaspadai benturan lempeng euroasia dan indo australia.
Gempa adalah melepaskan energi. Jika di daratan getaran gelombangnya kecil namun jika di perairan cukup besar sehingga bisa menimbulkan tsunami. Untuk masyarakat harus mulai belajar memahami potensi ancaman gempa dan mengikuti alur mitigasi gempa. Seperti bagaimana cara membangun rumah yang tahan struktur gempa.
Dikatakan, catatan gempa di Malang Selatan termasuk kategori tinggi. Sebab di tahun 1960 an, juga terjadi gempa seperti saat ini dan menimbulkan gempa. Kemudian pada Oktober 2018 terjadi gempa terjadi di Selat Madura dan dampaknya terasa. Namun karena terjadi malam hari banyak warga yang tidak merasakannya.
Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi