klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Berkunjung ke Rumah Nenek, Bayi 2,5 Tahun di Magetan Hanyut di Sungai, Innalillahi.....

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Ilustrasi : korban bayi meninggal. (ist/okezone)
Ilustrasi : korban bayi meninggal. (ist/okezone)

KLIKJATIM.Com | Magetan - Nahas menimpa bayi berusia 2,5 tahun, Muhammad Yahya. Pasalnya bayi malang yang sempat dilaporkan hilang tersebut akhirnya ditemukan tim SAR gabungan sudah tidak bernyawa di bawah jembatan Segowe, Desa Sukowidi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, pada Jumat (2/4/2021). 

[irp]

"Kemarin sore hilangnya. Diduga hanyut di sungai depan neneknya di Desa Sukowidi," ujar Kapolsek Panekan, Suwardi. 

Diceritakan kronologisnya, korban dan orang tua asal Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan ini berkunjung ke nenek bocah tersebut di Desa Sukowidi. Lalu, sore harinya di kawasan setempat terjadi hujan deras.

"Posisinya korban bermain bersama dua orang lainnya berusia 5 tahun dan 2 tahun. Tetapi maghrib, dua teman korban sudah pulang, korban belum," urainya.

Dari keterangan dua temannya, korban terakhir sudah berada di depan rumah. "Tapi masih bermain di sekitar Sungai. Posisi rumah nenek korban memang depannya sungai," tambahnya. 

Sejak itu pihak keluarga sudah berusaha mencarinya. Tetapi tidak kunjung ketemu sehingga lapor ke BPBD Magetan, yang diteruskan ke Mapolsek Panekan. 

"Malam tadi Tim gabungan sudah melakukan pencarian. Namun tidak ketemu. Hingga pencarian ditutup sekitar pukul 23.00 WIB," paparnya. 

Tadi pagi pencarian dilanjutkan kembali. Tim dibagi menjadi 3 SRU berisi 12-14 personil dan dibagi menjadi 3 titik. Ada yang mencari di aliran sungai, ada pula yang mencari di darat. 

"Sekitar pukul 09.30 WIB korban ditemukan dalam keadaan MD (meninggal) di bawah jembatan Segowe oleh SRU 1 yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dari TKP (Tempat Kejadian Perkara). Korban MD langsung dibawa ke rumah," terangnya. 

Dari hasil identifikasi, tidak ditemukan luka penganiayaan. Hanya beberapa luka di tubuh yang diduga karena terbentur batu di sungai. "Keluarga sudah menerimanya (musibah)," pungkas Kapolsek. (nul)

Editor :