KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya tidak menyelipkan anggaran pada APBD 2020 untuk Hari Santri. Hal ini menjadi catatan penting dalam pembacaan pandangan fraksi PKB di sidang paripurna pengesahan APBD.
"Kita kan sudah mengajukan agar anggaran hari santri itu di selipkan ada angkanya gitu lo," Kata Badru tamam kepada klikjatim.com saat di temui di kantor DPRD Surabaya Jl. Yos Sudarso. Senin (11/11/19) .
Politisi dari PKB itu juga menyebutkan, dari kesekian hari besar yang sering di peringati hanya Hari santri yang tidak pernah di sisipkan angka di dalam anggarannya. Padahal hari santri telah di sah kan menjadi salah satu agenda penting dikalender nasional.
"Nah itu tidak di lakukan sama (pemkot) yang kita minta itu kan cuma satu untuk menjadi perhatian itu," tuturnya.
Perihal kelalaian dari pihak pemkot ini, Tamam meminta agar hal seperti ini untuk tidak terulang kembali. Rencana kegiatan dan rencana peringatan ini agar segera di sisipkan angka anggarannya agar setiap peringatan HSN.
"Jangan sampai bolak balik membuat proposal yang seakan mengemis dana kepada pemkot dalam penyelenggaraan acaranya. ," tandasnya.
Ia juga menegaskan akan selalu mengingatkan kepada pihak pemkot perihal anggaran tersebut agar segera mendapat perhatian "Sementara itu yang krusial karena itu juga menyangkut keberadaan orang Nahdlatul Ulama' yang di Surabaya,"pungkasnya. (nk/rtn)
Editor : Redaksi