klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Warga Tulungagung Kembali Temukan Dua Arca, Kali Ini Berbentuk Kepala Naga dan Relief Binatang

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Koordinator BPCB Jawa Timur Wilayah Tulungagung, Haryadi saat mengamati salah satu ODCB yang ditemukan oleh warga sekitar. (Iman/klikjatim.com)
Koordinator BPCB Jawa Timur Wilayah Tulungagung, Haryadi saat mengamati salah satu ODCB yang ditemukan oleh warga sekitar. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Benda atau Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) kembali ditemukan warga di Kabupaten Tulungagung. Minggu (14/3/2021) kemarin, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur (Jatim) pun meninjau ke lokasi penemuan dua ODCB yang jaraknya sekitar 50 meter dari Candi Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol.

[irp]

Dua ODCB yang ditemukan ini berupa arca kepala naga dan sebuah relief bergambar binatang. Keduanya diduga terbuat dari batu andesit.

"ODCB tersebut sekarang disimpan oleh juru pelihara Candi Mirigambar dan langsung kita laporkan kepada BPCB," ujar Koordinator BPCB Jatim Wilayah Tulungagung, Hariyadi.

Menurutnya, dua ODCB tersebut ditemukan warga sekitar. Ketika itu warga sedang membuat bata merah pada tahun 2005 silam.

Karena tidak tahu harus dilaporkan kepada siapa, akhirnya kedua benda ini disimpan. Dan 10 tahun yang lalu penemu benda tersebut meninggal dunia. Akhirnya adik dari penemu itu menyimpannya hingga sang adik mendengar tentang pemugaran Candi Mirigambar. Kemudia dua benda ODCB itu diserahkan kepada pemerintah.

"Jadi penemunya ini bingung mau dilaporkan kemana, kemudian tahu Candi Mirigambar dibongkar, akhirnya diserahkan kepada kami," jelasnya.

Haryadi menjelaskan, pihaknya bakal melaporkan temuan ini kepada BPCB Jatum untuk di data dan diregistrasi. Berdasarkan pengamatannya, ukuran arca kepala naga tersebut setinggi 29 centimeter, lebar 30 centimeter dan tebal 20 centimeter. Sedangkan untuk relief binatang berukuran tinggi 38 centimeter, lebar 46 centimeter, tebal bagian atas 13 centimeter dan tebal bagian bawah 26 centimeter.

"Untuk tahu tahun, kemudian jenis dan lain-lainnya nanti akan dibantu tim BPCB. Ini masih kita laporkan dulu," ungkapnya.

Dari pantauan di lapangan, secara fisik arca kepala naga tersebut tampak masih utuh hingga bagian leher. Detail ukiran pada bagian kepala hingga wajahnya pun sangat jelas.

Sedangkan relief binatang yang diserahkan, sekilas mirip babi dalam lingkaran. Namun telinganya lebar, menggunakan kalung dan ekor yang besar. (nul)

Editor :