KLIKJATIM.Com | Surabaya - Peredaran narkoba di wilayah Jatim mendapat perhatian serius dari DPRD Jatim. Pasalnya, saat ini Jatim berada di urutan kedua dengan kasus peredaran narkoba tertinggi se-Indonesia.
Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah mengatakan bahwa pandemi Covid-19 seperti saat ini, tentunya bisa menimbulkan sejumlah kejahatan sosial, termasuk kasus-kasus narkoba.
"Saya sangat prihatin ya untuk Jawa Timur narkobanya ini nomor dua di antara 34 provinsi. Apalagi kondisi pandemi, ini kan berpengaruh kepada perekonomian. Tentu akan bisa menyebabkan kejahatan sosial termasuk kasus-kasus narkoba," ujar Anik kepada klikjatim.com, Sabtu (13/3/2021).Kasus narkoba di Jatim, menurutnya akan semakin tinggi jika pemerintah, organisasi kemasyarakatan hingga organisasi keagamaan tidak bisa maksimal dalam melakukan penanganan.
Di sisi lain, menurutnya peran keluarga juga menjadi hal yang sangat penting. Artinya, bagaimana keluarga tersebut bisa memberikan perlindungan kepada anak-anaknya. Sebab, korban penyalahgunaan narkoba di Jatim mayoritas adalah para millenial.
"Kadang kan gini, penyebab dari anak kena narkoba itu faktornya lebih banyak dari komunitas, salah gaul, bahasanya gitu. Nah itu akan bisa terbatasi manakala pengawasan keluarga lebih intens," jelasnya.
Selanjutnya, peran masyarakat juga sangat diperlukan dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba. Menurut Anik, masyarakat bisa memberikan teguran atau arahan jika menemukan kegiatan berbau narkoba. Jika perlu bisa melapor kepada pihak yang berwajib.
Tidak hanya itu saja, Anik yang juga Sekretaris DPW PKB Jatim itu berharap adanya penegakan sanksi. Sebab, hal itu akan berdampak pada jera dan tidaknya para pelaku tindak kejahatan narkoba.
"Pelaksanaan sanksi harus tegas. Ini akan berpengaruh kepada orang itu jera apa tidak. Karenanya, semua harus bisa melaksanakan sesuai dengan kapasitasnya tadi. Keluarga iya, masyarakat iya, aparat iya, saya pikir itu," katanya.
Sementara saat disinggung soal kesan adanya pembiaran terhadap peredaran narkoba di Jatim, Anik menilai jika penegakan sanksi di Jatim memang lemah. Sehingga, para pelaku memandang sepele sanksi tersebut.
"Ketika sanksi tidak ditegakkan, orang akan meremehkan. Bahasa sepelenya kan gini, halah bisa diatur, halah bisa dimainkan, misalnya kayak gitu. Sehingga harapannya pejabat (petugas) harus lebih intens, dengan sanksi ditegakkan agar ada efek jera," terangnya.
Sedangkan menanggapi kasus peredaran narkoba dari jaringan lapas di Jatim, ia hanya meminta agar para petugas lapas bisa lebih intens dalam melakukan pengawasan serta dalam menegakkan sanksi. (bro)
Editor : Redaksi
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …
Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait
KLIKJATIM.Com | Jember – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jember secara resmi memperkenakan kantor sekretariat barunya yang berlokasi di Jalan…